Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Krisis Yunani & Aturan Margin China Bebani Bursa Asia

Senin, 15 Juni 2015 15:25 WIB
Dibaca 3112

Monexnews - Saham Asia mengawali perdagangan pekan ini dengan kinerja lemah, seiring sentimen perdagangan terpukul oleh keprihatinan atas negosiasi hutang Yunani dan pengetatan margin pendanaan di China. Investor juga berhati-hati sebelum pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan ini, yang mungkin akan mensinyalkan tentang waktu kenaikan suku bunga AS. 

Indeks acuan China, Shanghai Composite, ditutup anjlok 2% pasca regulator sekuritas negara menerbitkan aturan baru yang akan membatasi jumlah margin trading dan short selling dengan hukum. Indeks Hang Seng Hong Kong merosot 1,5% seiring kejatuhan saham Lenovo Group menyusul rencana Legend Holdings, pemegang saham terbesar, melakukan initial public offerings (IPO).

Di Jepang, kenaikan Dollar-Yen membantu indeks Nikkei 225 Jepang memangkas kerugian untuk ditutup relatif flat. Saham berorientasi ekspor bergerak mixed, dengan Toshiba dan Sony terapresiasi masing-masing 1,7% dan 0,8%. Sementara Nissan, Honda Motor dan Suzuki Motor sama-sama kehilangan 0,6%.

Indeks saham Korea Selatan ditutup sekitar 0,5% lebih rendah di level terendah sejak 3 April pasca data domestik menunjukkan ekspor bulan Mei turun 10,9% dari tahun sebelumnya seiring impor merosot 15,4%. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar