Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Lagi, Cemaskan Perlambatan China, Pasar Asia Mengendur

Senin, 19 Mei 2014 16:01 WIB
Dibaca 429

Monexnews -

Kinerja saham Asia mengendur di perdagangan hari Senin (19/5) akibat kecemasan investor terhadap melambatnya pertumbuhan China setelah data di hari Minggu lalu menunjukkan rerata harga rumah baru menurun ke level rendah dalam setahun di April.

Rata-rata tingkat harga rumah baru (China new home prices y/y) mengalami penurunan ke angka 6,7% dari bulan sebelumnya setahun lalu yang tercatat 7,7%. Otoritas Beijing pada hari Jumat lalu juga mengumumkan peraturan baru terhadap pinjaman antar bank dalam upaya untuk menindak sekaligus menanggulangi masalah ‘shadow banking’.

Di Jepang, indeks Nikkei (N225) melanjutkan koreksinya hari Jumat dengan berakhir melemah (-0.64%) akibat penguatan yen memicu investor untuk menghindari sejumlah aset berisiko. Sentimen investor juga terpukul oleh lemahnya saham China akibat kekhawatiran terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi China.

Namun bursa Seoul justru menguat sekaligus mencatat penutupan tertinggi baru tahun ini berkat besarnya arus masuk modal asing mampu menandingi aksi profit-taking di tengah penguatan kurs won akibat tingginya permintaan eksportir. Indeks KOSPI berakhir naik +0.08%, rekor penutupan tertinggi sejak 2 Desember, 2013. Dan sepanjang pekan lalu indeks telah menguat 2.9%.

Sementara aksi ambil untung di sektor properti membuat bursa Hong Kong ikut terkoreksi (-0.04%) menyusul buruknya data harga rumah baru China, sekaligus menambah kecemasan terhadap merosotnya pasar properti China. Koreksi indeks Hang Seng hari ini juga terkait pesimisme di kalangan investor setelah data yang rilis pada hari Jumat lalu menunjukkan angka GDP tahunan Hong Kong melambat menjadi 2,5% pada kuartal I dari angka sebelumnya 2,9% di kuartal IV.  (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar