Today Analysis Stock Index
Monexnews - Bursa Asia bergerak turun di tengah kecemasan investor menjelang hasil pertemuan dua bank sentral besar. Trader juga melihat pertumbuhan ekonomi China yang melamban dari rilis data aktifitas manufaktur China di bulan Juli.
Manufacturing Purchasing Managers Index China turun ke 50.1 di bulan Juli dibandingkan dengan angka di bulan Juni sebesar 50.2 dan lebih rendah dari perkiraan rata-rata 50.4 dari tujuh ekonom yang disurvey oleh Dow Jones Newswires. Ini penurunan untuk ketiga kalinya. Angka mengindikasikan kondisi ekonomi di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia menurun. Minimnya faktor positif yang dapat menggerakkan pasar membuat investor untuk fokus pada pernyataan Federal Reserve hari ini. Pasar juga menantikan hasil pertemuan ECB hari Kamis (02/08). Sinyal yang berhasil ditangkap pasar dari ECB adalah adanya kemungkinan atas langkah stimulus tambahan yang dapat mengangkat ekspektasi dan mendukung gain bebarapa pasar ekuiti dan aset beresiko lainnya.
Sebaliknya, pasar tidak melihat sinyal bahwa Fed akan meluncurkan langkah stimulus baru pada pertemuan ini. Hal ini menekan sentimen pasar. Ekspektasi QE3 rendah jika melihat dari tidak adanya kepastian dari data sebelumnya," jelas Nicholas Smith, analis ekuiti yang bermarkas di Tokyo.
Sementara dari pasar mata uang dilaporkan, euro sedikit bergerak turun di awal perdagangan dikarenakan tindakan investor yang terus memangkas posisi menjelang hasil pertemuan Fed dan ECB. Mitul Kotecha, analis di Credit Agricole, mengatakan bahwa secara keseluruhan kondisi pasar tidak menentu hingga didapat kepastian dari hasil pertemuan dan rilis data pekerja pekerja AS di hari Jumat (03/08) yang diharapkan positif.
Euro di $1.2281 terhadap dolar dari $1.2304 kemarin (31/07) di New York Tuesday, dan Y95.73 terhadap yen dari Y96.11. Dolar di Y77.96, turun dari Y78.12. Nikkei -1.3%, Kospi -0.7% dan S&P ASX 200 -0.2%. Musim earnings mempengaruhi pasar Tokyo. Honda Motor -5.8% meski melaporkan earnings kuartal pertama yang kuat. Komatsu -9.2% setelah mencatat penurunan laba operasional di kuartal pertama sementara Panasonic +6.4% setelah melaporkan laba operasional yang meningkat hingga tujuh kali lipat. Sektor manufaktur Australia turun ke level rendah tiga tahun selama periode bulan Juli. Penurunan dikombinaksikan dengan efek suku bunga yang tinggi, meningkatnya biaya dan turunnya permintaan. Secara keseluruhan trader mencemaskan mengenai hasil pertemuan dua bank sentral. Saham sumber daya alam bergerak turun dengan BHP Billiton -0.7%, sementara Rio Tinto -0.2%. Mayoritas saham perbankan merosot dengan ANZ Bank -0.1%. Harga minyak Nymex di $87.65 per barrel atau turun 41 sen dari level penutupan New York.
(din)

Komentar