Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Laporan Industri China Seret Indeks Shanghai Ke Zona Merah

Selasa, 13 Mei 2014 15:47 WIB
Dibaca 356

Monexnews -

Bursa saham China turun dari level tertinggi dalam dua pekan seiring pertumbuhan yang lebih lambat dari estimasi pada produksi industri, investasi aset tetap dan penjualan retail yang meningkatkan kecemasan bahwa perlambatan ekonomi akan semakin mendalam.

Saham Yunnan Chihong Zinc & Germanium Co. dan Western Mining Co., tergelincir lebih dari 3% untuk memimpin penurunan untuk saham material. Saham Industrial & Commercial Bank of China., yang merupakan pemberi pinjaman terbesar di China, melemah sebesar 0.6% setelah jumlah pinjaman yang menggunakan mata uang lokal baru merosot. Saham China Vanke Co. dan Poly Real Estate Group Co., keduanya naik sebesar 2.9% setelah seorang narasumber mengatakan bahwa regulator meminta bank untuk mempercepat pinjaman hipotek.

Indeks Shanghai Composite tergelincir sebesar 0.1% menjadi 2,050.73 pada penutupan perdagangan, setelah melonjak sebesar 2.1% kemarin untuk kenaikan terbesar dalam tujuh pekan. Data pada hari ini, di kombinasikan dengan laporan kemarin yang menunjukkan penurunan secara luas pada indeks kredit baru, mensinyalkan bahwa ekonomi mulai kehilangan momentum pada saat ketika para pejabat sedang bergulat untuk mengindahkan seruan stimulus moneter.”

“Perlambatan pertumbuhan ekonomi di abaikan dan data menunjukkan fundamental yang cukup lemah pada ekonomi,” kata Wei Wei, seorang analis di West China Securites Co. di Shanghai. “Bursa saham akan terus menderita seiring investor mencemaskan apakah pemerintah akan mengambil  langkah tambahan uuntuk meningkatkan pertumbuhan di atas peningkatan belanja infrastruktur.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar