Today Analysis Stock Index
Monexnews - Mayoritas saham di Wall Street dipaksa turun lebih dalam pada awal pekan ini pasca indeks manufaktur yang dirilis Institute of Supply Management anjlok ke level terendah dalam hampir 2 tahun, di tengah kekhawatiran atas perlambatan ekonomi China.
Setelah membukukan kinerja bulan Juni terbaik sejak 1997, Dow Jones Industrial Average harus turun lebih dari 60 poin dengan dipimpin saham DuPont. S&P 500 juga harus kehilangan lebih dari 0,25% menyusul buruknya performa sektor industri. Sedangkan Nasdaq Composite sejauh ini masih terus bergerak di antara teritori positif dan negatif.
Data ekonomi AS yang baru saja dirilis menunjukkan indeks manufaktur ISM secara tak terduga berkontraksi untuk pertama kalinya sejak bulan Juli 2009, dengan merosot ke 49,7 pada bulan Juni dari 53,5 pada bulan sebelumnya. Angka tersebut juga lebih buruk dari ekspektasi penurunan ke 52,0 dari para ekonom.
Sementara itu, beberapa faktor akan membuat pekan ini menjadi pekan yang berbahaya bagi para pelaku pasar. Selain libur Independence Day AS pada hari Rabu yang mungkin akan menyebabkan volume menjadi tipis, gejolak harga sangat mungkin ditimbulkan oleh beberapa data krusial seperti klaim pengangguran dan Non Farm Payrolls AS serta pengumuman detail langkah Uni Eropa terbaru.
Investor juga terlihat ragu untuk mengambil posisi setelah data China yang dirilis akhir pekan lalu memperlihatkan kian tertekannya aktivitas manufaktur negeri tirai bambu. PMI Manufaktur China melambat ke 50,2 pada bulan lalu dari 50,4 pada bulan Mei. (vid)

Komentar