Minggu, 28 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Manufaktur China Bebani Bursa Asia

Kamis, 20 Februari 2014 18:02 WIB
Dibaca 462

Monexnews -Bursa saham Asia sebagian besar melemah akibat buruknya data manufaktur China serta sentimen negatif dari Wall Street.

Indeks aktivitas manufaktur China pada bulan Februari dan berada pada level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Perkiraan awal aktivitas manufaktur China yang dirilis HSBC pada bulan Februari sebesar 48,3 turun dari bulan sebelumnya sebesar 49,5. Sementara ekonom sebelumnya memperkirakan aktivitas manufaktur sebesar 49,4.

Sementara itu notulen rapat terakhir Federal Reserve mengindikasikan anggota FOMC bakan meneruskan program pemangkasan stimulus moneter, dan mempertimbangkan merevisi kebijakan suku bunga rendah jika tingkat pengangguran turun dibawah 6,5%. Notulen tersebut melemahkan Wall Street, setelah sebelumnya beberapa data-data ekonomi AS yang dirilis belakangan kurang menyakinkan.

Indeks Nikkei anjlok 2,15% menjadi 14449,18 akibat mencatat rekor defisit neraca perdagangan bulanan sebesar 2,79 triliun yen, lebih besar ekspetasi analis sebesar 2,5 triliun yen. Selain itu penguatan yen akibat melemahnya bursa saham global juga membebani Nikkei.

Shanghai Composite China melemah 0,18% menjadi 2138,78 setelah buruknya data manufaktur membuat bursa bergerak fluktuatif. Sementara perdagangan di bursa Kospi Korsel cenderung lesu dan membuat Kospi turun ke level terendah satu pekan pada level 1930,57. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar