Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Manufaktur Korea Selatan Bebani Kospi

Rabu, 1 Oktober 2014 7:34 WIB
Dibaca 525

Monexnews - Kospi melemah setelah berkurangnya aktivitas sektor manufaktur Korea Selatan membuat investor ragu dengan keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.4 di Asia tersebut. Indeks manufaktur Korea Selatan (versi HSBC) turun dari 50.3 menjadi 48.8 untuk bulan September. Data ini cukup membuat investor khawatir dengan kondisi manufaktur terutama setelah data kemarin menunjukan penurunan produksi industri bulanan terbesar sejak 2008.  Kospi futures turun 0,25% dan kini diperdagangkan di level 256.35

Meski demikian, investor terlihat enggan mendorong kejatuhan indeks yang terlalu dalam mengingat data Korea Selatan lainnya yang juga dirilis pagi ini masih menunjukan potensi terjaganya performa perekonomian Korea Selatan. Meski surplus neraca perdagangan stabil di level $3,4 miliar namun kinerja ekspor membaik dengan mencatatkan kenaikan 6,8% untuk bulan September. Melambatnya inflasi Korea Selatan juga dapat memberikan harapan akan berlanjutnya siklus pemangkasan suku bunga Bank of Korea. Inflasi (indeks harga konsumen) Korea Selatan hanya mencatatkan kenaikan 1,1%; lebih rendah dari kenaikan 1,4% di Agustus. 

Di lain pihak, investor juga terlihat waspada dengan resiko politik di kawasan dengan berlanjutnya aksi demonstrasi di Hong Kong.. Pasar juga terlihat berhati-hati menanti publikasi data manufaktur Cina pada jam 08.00 WIB yang mungkin dapat memberikan petunjuk tambahan atas kondisi mitra dagang utama Korea Selatan tersebut. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar