Senin, 27 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Menghijau, Bursa Eropa Sambut Penundaan Agresi Syria

Senin, 2 September 2013 14:08 WIB
Dibaca 878

Monexnews - Sebagian bursa saham Eropa dibuka menguat pada sesi perdagangan hari Senin (02/09). Investor cukup tenang setelah mengetahui potensi perang antara blok barat dan Syria sedikit mereda. Pemimpin negara-negara barat belum menentukan sikap lebih lanjut karena pihak parlemen meminta supaya wacana invasi ditinjau kembali.

Perhatian pelaku pasar masih terpusat ke Timur Tengah. Ancaman militer pihak Washington ke negara Syria mendominasi headline media-media dalam dua pekan belakangan. Isu tersebut semakin memanas sehingga menurunkan minat investasi pada aset berisiko seperti saham. Sementara di sisi lain, eskalasi konflik yang bertambah tinggi justru melambungkan harga minyak mentah. Investor khawatir suplai energi dari Timur Tengah berkurang di tengah potensi perang besar antara dua blok sehingga aksi borong sempat terjadi di pasar komoditi. Emas juga kebagian imbas dari meningkatnya ketegangan politik di berbagai negara Afrika dan kawasan Arab. Seperti biasa, emas diuntungkan oleh statusnya sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang laku keras di kala kondisi dunia sedang tidak menentu.

Namun di awal pekan ini, ketegangan politik antara Syria dan blok barat mulai mereda. Rencana agresi militer Amerika ke Syria mendapat penolakan dari berbagai pihak dalam beberapa hari belakangan. Pihak kongres meminta pemerintah untuk melaporkan lebih dulu hasil penyelidikan intelijen sebelum mengambil sikap lebih jauh. Tidak hanya dari dalam negeri, penolakan juga datang dari negara-negara sekutu barat seperti Inggris. Perdana Menteri Cameron dan pihak parlemen sepakat untuk menunda voting soal keterlibatan negara ini dalam invasi ke Syria. Pejabat pemerintah Inggris tidak ingin pengorbanan tenaga dan anggaran mereka menjadi mubazir sebagaimana apa yang pernah terjadi saat Inggris turut ambil bagian dalam intervensi politik di Irak. Jika mengacu pada dinamika kebijakan luar negeri, baik di Amerika dan Inggris, maka bisa diartikan jalan menuju perang belum terlalu dekat asalkan pihak Syria juga tidak terlalu agresif dalam menekan pihak pemberontak. Indikasi penggunaan senjata kimia lebih lanjut oleh pihak Bashar al-Assad hanya akan mempercepat terwujudnya skenario perang.

Minat investasi pelaku pasar terhadap aset-aset berisiko kembali pulih. Aksi beli mulai tampak di benua biru sehingga indeks-indeks utama dibuka menguat. DAX 30 Jerman dibuka naik 1.4% ke 8,213.99 dan CAC 40 menguat 1.3% ke 3,983.44. FTSE 100 membuka sesi dengan kenaikan 1.1% ke 6,484.03 dan Stoxx 600 naik 0.9% ke 299.86. Nilai tukar Euro terpantau pada posisi 1.32217 per Dollar.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar