Sabtu, 21 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Meninjau Outlook Ekonomi China, Bursa Eropa Terkoreksi

Senin, 13 April 2015 15:36 WIB
Dibaca 3782

Monexnews - Investor pasar saham Eropa waspada di awal pekan, setelah reli pada pekan lalu yang mencapai rekor tertinggi baru. Indeks DAX Jerman dibuka turun 0,2% di level 12355 sementara indeks FTSE 100 Inggris mengawali perdagangan di level 7079.23, turun tipis 0,1%.

Antusiasme investor pekan lalu memudar setelah data perdagangan perekonomian terbesar kedua dunia turun jauh lebih rendah dari ekspektasi. World Bank menguatkan outlook perlambatan ekonomi China, merevisi proyeksi pertumbuhan China di tahun 2015 dari 7,2% menjadi 7,1%. Investor mengkhawatirkan melambatnya ekonomi China akan turut menyeret perdagangan Eropa. China merupakan sumber ekspor utama Uni Eropa, dengan nilai perdagangan yang melebihi 1 miliar Euro per hari.

Sektor pertambangan yang sangat sensitif pada permintaan China menjadi saham-saham dengan performa terburuk untuk indeks FTSE. Saham pertambangan Anglo American turun 0,8%, disusul penurunan 0,6% saham Rio Tinto. Berbeda dengan mood positif saham perbankan dalam indeks FTSE, saham perbankan dalam indeks DAX diperdagangkan beragam. Saham Deutsche Bank turun 0,28% sementara saham Commerzbank naik 0,51%

Untuk indeks berjangka, pada pukul 15:32 WIB, indeks FTSE futures lebih rendah 0,31% di level 7021.5 dan indeks DAX futures mengikuti penurunan di kisaran 12379.5 lebih rendah 0,21%. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar