Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

stock-index  Stock Index

Meski Negatif, Kospi Optimis Dengan GDP

Senin, 29 April 2013 13:02 WIB
Dibaca 407

Monexnews - Beberapa saat menjelang penutupan perdagangan di hari Senin (29/4), indeks Kospi – Korea Selatan nampak masih tercatat di kisaran negatif lantaran para investor masih pesimis karena terpengaruh oleh Wall Street yang berakhir melemah di akhir pekan lalu setelah angka pertumbuhan ekonomi AS di rilis mengecewakan.

Selain itu pasar juga nampak khawatir setelah di hari Minggu kemarin pemerintah mengingatkan bahwa pelemahan yen-Jepang belakangan ini akan menghambat laju kenaikkan eksport Korea Selatan untuk bulan April. Indeks utama tercatat melemah -2.89 poin di area 1941.67, sedangkan indeks Kospi futures juga tercatat -0.90 poin dan berkisar pada 253.50.

Namun demikian, meskipun indeks Kospi hari ini berada di angka negatif, namun sebagian kalangan investor nampak masih optimis dengan bursa Seoul ini setelah pekan lalu pemerintah merilis data yang menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Korea Selatan ternyata naik pesat sepanjang kuartal pertama lalu.

Perekonomian negeri gingseng tercatat tumbuh 0.9% di kuartal Januari-Maret dan merupakan laju tercepat dalam dua tahun terakhir. Dan angka tersebut mencatat kenaikkan tajam dari kuartal-4 di level 0.3%, menurut data yang di rilis Bank of Korea hari Kamis kemarin (25/4). Sedangkan untuk periode tahun sebelunnya (y/y), angka GDP tercatat tidak ada perubahan di level 1.5%. angka GDP kuartal tersebut mematahkan ekspektasi sebesar +0.7%, dan 1.4% untuk year-on-year (y/y). Pertumbuhan di angka kuartalan tersebut merupakan yang tercepat sejak GDP Korsel mengalami lonjakan 1.3% pada kuartal pertama 2011.

Dan para pelaku pasar di bursa Korea ini masih bisa bermegah hati lantaran pada pertengahan bulan ini pemerintah memutuskan akan menggelontorkan dana senilai 5.3 triliun won ($4,7 miliar). Kucuran dana tersebut merupakan paket rencana pengeluaran stimulus yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja, mendukung usaha kecil dan meningkatkan harga properti yang sebelumnya terpukul oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi serta tekanan persaingan yang sengit akibat pelemahan yen.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar