Kamis, 25 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

stock-index  Stock Index

Meski Rally, Bursa Asia Mulai Lamban

Selasa, 9 April 2013 11:20 WIB
Dibaca 490

Monexnews - Secara umum bursa Asia hari ini (Selasa, 9/4) bergerak di teritori positif terutama lantaran tertopang oleh bursa Wall Street Amerika yang berakhir dengan menguat semalam. Selain itu kalangan pelaku pasar juga nampak bersemangat dengan dimulainya kembali musim laporan pendapatan Amerika setelah perusahaan Alcoa mengawali laporan keuangannya dengan menggembirakan.     

Dan hari ini fokus pasar Asia masih tertuju ke negara Jepang, pasca di rilisnya kebijakan perdana yang agresif dari Gubernur Bank Sentral Jepang yang baru Haruhiko Kuroda, dimana kemarin pihaknya membeli obligasi pemerintah Jepang (Japanese government bonds, JGB) secara masif hingga bernilai total 1.2 triliun yen ($12.3 miliar) setidaknya akan di mulai pekan ini.

Di lantai bursa Tokyo, hari ini indeks Nikkei nampak kembali melanjutkan rally setelah di buka menguat 0.88 persen terutama berkat berlanjutnya pelemahan yen di tengah sentimen investor tertopang oleh euphoria langkah Bank Sentral Jepang (BOJ) yang telah membeli obligasi berjangka panjang kemarin.

Indeks utama Nikkei tercatat menguat sekitar +21.67 poin pada kisaran 13214.26, dan masih berkisar di area kisaran tinggi dalam 5 tahun terakhir berkat semangat para investor yang memberikan acungan jempol kepada Bank Sentral Jepang (BOJ) terkait langkah agresifnya. Sementara mata uang Yen hari ini kembail melemah hingga 99.66 terhadap dollar AS (USD) setelah akhirnya kembali stabil di area 99.33.

Sedangkan indeks utama Kospi - Korea Selatan sempat menguat sekitar 0,8 persen di awal perdagangan tadi pagi, namun kekhawatiran atas ketegangan di semenanjung Korea kembali membatasi kenaikkan indeks. Pihak militer Pyongyang pada Senin kemarin menyatakan akan menarik semua pekerjanya dari zona industri bersama di Kaesong. Namun Korea Selatan menyebut keputusan tersebut tidak dapat dibenarkan, meskipun Korea Utara akan bertanggung jawab atas segala konsekuensinya. Namun demikian Kospi masih cukup tertopang lantaran masih berlanjutnya aksi bargain hunting (beli saham murah) oleh institusi lokal sehingga mampu membatasi penurunan indeks lebih lanjut.

Sementara di bursa Hong Kong, indeks Hang Seng nampak ramai mendominasi pasar Asia terutama karena terseret penguatan Wall Street dan termotivasi oleh laporan pendapatan perusahaan Alcoa Inc. – Amerika yang membaik di atas perkiraan. Dan Hang Seng kian menambah laju kecepatan rally-nya setelah pemerintah China hari ini merilis data inflasi bulanan yang dianggap cukup positif bagi kalangan pasar.

Indeks utama Hang Seng (HSI) terpantau menguat 0.92% atau meraup gain hingga +200.04 poin ke area kisaran 21918.09. Sedangkan indeks Hang Seng futures turut rebound sebanyak +254 poin dan berkisar di area 21893. Tercatat saham perlengkapan alas kaki Belle International Holdings Ltd. melesat hingga 3.7% setelah melaporkan adanya kenaikkan dalam penjualan di kuartal pertama. Sementara saham Cathay Pacific Airways Ltd. rally 2.5%, bahkan mengabaikan kekhawatiran terkait merebaknya flu burung di China.

Sedangkan saham Aluminum Corp. of China Ltd. menguat 1.8% setelah produsen logam ternama dari Amerika, Alcoa mencatatkan laba kuartal yang melonjak hingga 60%. Di bursa Chian daratan, indeks Shanghai Composite China terpantau menguat tipis 0.4%, setelah serangkain data inflasi bulan Maret di rilis oleh otoritas Beijing.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar