Senin, 22 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Minim Volume Perdagangan, Wall Street Melemah

Rabu, 13 Agustus 2014 3:52 WIB
Dibaca 585

Monexnews - Bursa Wall Street ditutup melemah dalam sesi perdagangan bervolume rendah untuk pertama kalinya dalam 3 sesi seiring pekembangan di Ukraina dan Rusia terus membuat investor cemas. Beberapa menit menjelang penutupan, volume perdagangan pada New York Stock Exchange berada pada 2.2 milyar, di bawah rata-rata sebesar 3.1 milyar. Tidak ada cukup banyak trader untuk menggerakkan pasar ke satu arah, ucap Kim Forrest, analis bursa saham senior pada Fort Pitt Capital. "Menurutku kita membutuhkan berita riil seperti merger dan akuisisi."  Penjualan ritel dan earnings dari sejumlah perusahaan konsumen besar yang akan dirilis pekan ini cukup penting, namun tidak akan terlalu banyak menggerakkan pasar, ucap analis.  Dari sisi geopolitik, investor sedang "menantikan suatu bentuk resolusi," ucap Randy Warren, CEO pada Warren Financial Service.

Reuters pada hari Selasa melaporkan bahwa Rusia telah mengirimkan konvoy sebanyak 280 truk menuju Ukraina membawa bantuan kemanusiaan, yang mana dikatakan ditolak oleh Ukraina. NATO mencemaskan bahwa bantuan tersebut mungkin adalah kedok terselubung untuk menginvasi Ukraina, menyusul pengambilalihan wilayah Crimea di bulan Maret lalu. Ketidakpastian mengenai niat dari Rusia mempengaruhi pasar, namun analis tidak memperkirakan adanya gangguan besar. Sebelumnya, bursa saham diperdagangkan flat setelah sempat menguat pasca data pembukaan lapangan kerja dari JOLTS naik sangat tipis di bulan Juni ke level tertinggi sejak Februari 2001 .

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar