Senin, 29 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Minyak Anjlok, Wall Street Terjungkal

Selasa, 6 Januari 2015 4:50 WIB
Dibaca 556

Monexnews - Bursa saham AS anjlok tajam pada hari Senin, dengan S&P 500 memperpanjang penurunan memasuki sesi keempat berturut-turut, seiring saham perusahaan energi tertekan turun setelah harga minyak anjlok ke level terendah sejak April 2009. Saham Exxon Mobil, Chevron dan produsen minyak lainnya anjlok bersama dengan harga minyak mentah. Di Yunani, Perdana Menteri Antonis Samaras mengatakan kampanye pemilu saat ini dapat menghasilkan keputusan untuk keluar dari Uni Eropa jika dimenangkan oleh partai Syriza, dengan komentar tersebut membantu mendorong euro ke dekat level rendah 9 tahun. Bursa saham masih tidak dapat bernafas lega meski seiring produsen otomotif AS melaporkan tingkat penjualan domestik yang kuat di bulan Desember, dengan penjualan General Motors melebihi estimasi dan mencetak kenaikan sebanyak 19%. 

Setelah sempat anjlok sebanyak 350 poin, Dow Jones Industrial Average ditutup turun sebanyak 331.21 poin, atau 1.9%, pada level 17,501.78, dengan Caterpillar dan Chevron memimpin penurunan pada saham blue-chip yang termasuk 28 dari 30 komponennya. Pada hari Senin. S&P 500 turun sebanyak 37.61 poin, atau 1.8%, menjadi 2,020.59, dengan sektor energi turun paling dalam dan semua 10 sektor utamanya mencetak penurunan. Nasdaq turun sebanyak 74.24 poin, atau 1.6% menjadi 4,652.57.
"Kita memulai tahun baru dengan sedikit kegemparan; sulit untuk mendapat dorongan naik saat harga salah satu aset kelas terjun bebas," ucap Art Hogan, kepala strategis pasar pada Wunderlich Securities, terkait penurunan harga minyak saat ini. "Sudah jelas penurunan harga komoditas masih belum mencapai dasar," tambah Hogan.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar