Sabtu, 21 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Minyak Tangguh di Sesi Asia

Rabu, 21 Januari 2015 11:16 WIB
Dibaca 664

Monexnews - Harga minyak rebound tipis pada awal sesi perdagangan Asia hari Rabu dalam sinyal lanjutan bahwa harga menemukan support di sekitar level saat ini, namun analis mengatakan outlook untuk 6 bulan kedepan masih lemah akibat kelebihan suplai. Minyak anjlok sebanyak 5% kemarin setelah International Monetary Fund memangkas proyeksi ekonomi global tahun 2015 dan Iran mensinyalkan harga minyak dapat anjlok hingga $25 per barel tanpa dukungan langkah dari OPEC. Harga minyak cenderung stabil pada hari Rabu pagi, dengan trader cenderung untuk melakukan aksi beli pekan ini saat harga minyak Brent turun menuju level $48 per barel. Namun analis mengatakan ekspektasi untuk setengah tahun kedepan masih menunjukkan penurunan.

"Kami melihat minimnya cara untuk memangkas kenaikan suplai dalam jumlah besar pada semester pertama tahun 2015 sehinga kami mengantisipasi penurunan harga... harga komoditas berbanding terbail dengan dollar. Dengan pengetatan moneter di AS dan fase ekspansi moneter di Jepang dan Eropa, pengautan dollar akan menjadi hambatan bagi pergerakan naik harga minyak," menurut BNP Paribas. "Namun pada semester kedua tahun 2015 seharusnya kita mulai melihat adanya kenaikan pada harga minyak, dalam skala yang tergantung pada respon suplai dan permintaan AS terhadap harga."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar