Selasa, 23 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Nantikan Data China, Kospi Melemah

Selasa, 16 Desember 2014 8:11 WIB
Dibaca 514

Monexnews - Pelemahan bursa global dalam dua hari beruntun kembali menyeret bursa saham Korea Selatan pada perdagangan hari ini. Indeks utama Kospi saat ini berada pada level terendah dalam delapan pekan terakhir.Terus merosotnya harga minyak masih menjadi perhatian, berlanjutnya penurunan bisa menjadi indikasi pelemahan pertumbuhan ekonomi global.

Data aktivitas manufaktur China yang akan dirilis oleh HSBC akan menjadi pembuktian pelambatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Aktivitas manufaktur versi HSBC diperkirakan kembali berkontraksi menjadi 49,8 pada bulan ini, dari bulan sebelumnya 50,0. Jika dirilis sesuai perkiraan maka akan menjadi kontraksi pertama dalam tujuh bulan terakhir. China merupakan pasar ekspor terbesar Korea Selatan. 

Pada hari Senin kemarin, pala ekonom pusat penelitian People's Bank of China, Ma Jun, memperkirakan ekonomi China akan melembat menjadi 7,1% pada tahun depan akibat berlanjutnya pelambatan investasi di sektor real estate.

Indeks utama Kospi (KS 11) saat ini melemah 0,56% menjadi 1909.48, Kospi (KS200) melemah 0.52% menjadi 254.00. Sementara Kospi Futures diperdagangkan pada kisaran 243.55 pada pukul 08.10 WIB, dengan level tertinggi harian 243.85 dan terendah 242.45 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar