Selasa, 28 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Neraca Defisit Membengkak, Sydney Terkikis

Kamis, 5 Desember 2013 9:43 WIB
Dibaca 223

Monexnews - Bursa saham Australia merosot hingga ke level terendah dalam dua bulan terakhir di perdagangan hari Kamis (05/12) setelah angka defisit perdagangan Oktober yang di rilis hari ini membengkak melampaui perkiraan.

Sementara, dollar Australia (Aussie) nampak pulih menguat setelah semalam anjlok hingga ke bawah 90 sen AS untuk kali pertama dalam tiga bulan terakhir. Pemerintah merilis data trade balance Australia bulan Oktober kian defisit hingga mencapai $ -529 juta dari angka di bulan sebelumnya pada kisaran $ -284 juta. Dan angka itu jauh lebih tinggi dari prediksi $-375 juta.   

Di lantai bursa nampak saham Qantas Airways merosot hingga 17% setelah maskapai tersebut mengeluarkan warnings terhadap laba pendapatan untuk semester pertama 2014 akibat nemburukanya kondisi pasar saat ini.

Namun sektor miners (penambang) masih terlihat kokoh berkat harga tembaga yang menguat semalam. Tercatat saham Rio Tinto naik 0.5%, sementara saham Fortescue Metals melonjak sekitar 1 persen. Indeks utama ASX 200 Sydney terpantau melemah (-0.61%) atau tergerus -32.05 poin pada kisaran area 5241.70.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar