Selasa, 17 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Neraca Perdagangan dan Yen Tenggelamkan Nikkei

Kamis, 20 Februari 2014 16:57 WIB
Dibaca 494

Monexnews - Indeks Nikkei Jepang ditutup melemah dalam dua hari beruntun setelah defisit neraca perdagangan Jepang menyentuh rekor bulanan, dan penguatan yen akibat melemahnya bursa saham global. Sentimen negatif juga dating dari Wall Street yang pada perdagangan kemarin ditutup melemah.

Jumlah impor Jepang yang melebihi ekspor menyebabkan negeri sakura tersebut mencatat rekor defisit neraca perdagangan bulanan sebesar 2,79 triliun yen, lebih besar ekspetasi analis sebesar 2,5 triliun yen.

Sementara itu data aktivitas manufaktur China pada bulan Februari kembali berkontraksi memberikan sentimen negatif bagi investor dan menyebabkan melemahnya bursa Asia. Perkiraan awal aktivitas manufaktur China yang dirilis HSBC pada bulan Februari sebesar 48,3 turun dari bulan sebelumnya sebesar 49,5. Sementara ekonom sebelumnya memperkirakan aktivitas manufaktur sebesar 49,4.

Wall Street pada perdagang kemarin ditutup melemah, setelah notulen rapat Fed mengindikasikan anggota FOMC bakan meneruskan program pemangkasan stimulus moneter, dan mempertimbangkan merevisi kebijakan suku bunga rendah jika tingkat pengangguran turun dibawah 6,5%.

Jatuhnya bursa saham global membuat permintaan yen sebagai safe haven meningkat, sehingga yen menguat terhadap dollar, yang membebani pergerakan Nikkei. Spot Nikkei ditutup anjlok 317,35 poin atau 2,15% menjadi 14449,18. Sementara Nikkei Futures saat ini diperdagangankan pada kisaran 14425 dengan level tertinggi harian 14725 dan terendah 14365. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar