Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Nikkei Anjlok Meski Ditopang Pelemahan Yen

Kamis, 20 Maret 2014 11:07 WIB
Dibaca 513

Monexnews - Bursa saham Jepang anjlok dari level tinggi dalam sepekan pada hari Kamis setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen meningkatkan prospek kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, memicu aksi jual pada bursa saham dan melambungkan nilai tukar dollar AS. Pelemahan yen membantu membatasi pelemahan pada bursa saham seiring pelemahan mata uang Jepang secara umum dinilai positif bagi laba eksportir.

Pada hari Rabu, Yellen mengatakan the Fed mungkin akan mengakhiri program pembelian obligasi miliknya pada musim gugur ini, dan dapat mulai menaikkan tingkat suku bunga enam bulan kemudian, lebih cepat dari yang diantisipasi. Dollar menguat menuju level sekitar 102.40 yen, melejit sebesar 0.8% setelah komentar dari Yellen tersebut memajukan ekspektasi waktu kenaikan suku bunga.  Saham eksportir bergerak mix, dengan saham milik Honda Motor Co naik sebesar 0.5%, Toyota Motor Corp turun 0.3%, dan Canon Inc anjlok 0.3%.

"Investor sedang menghindari aset beresiko di tengah ketidakpastian mengenai the Fed. Dan juga mereka tidak ingin mengambil posisi dalam jumlah besar menjelang event penting di bulan April nanti," ucap Nobuhiko Kuramochi, strategis pada Mizuho Securities. "Untuk bursa saham Jepang, investor ingin melihat bagaimana dampak dari kenaikan pajak penjualan di bulan April pada perekonomian dan apa reaksi dari Bank of Japan."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar