Kamis, 23 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Ditutup Menguat, Toshiba Menjadi Fokus

Selasa, 21 Juli 2015 13:58 WIB
Dibaca 2048

Monexnews - Indeks Nikkei Jepang mempertahankan penguatan pada hari ini dan berakhir di level tertinggi satu bulan. Pelemah yen membantu Nikkei bertahan di zona hijau pada hari ini. Yen melanjutkan pelemahan terjadap dollar setelah Presiden Federal Reserve St. Louis, James Bullard, mengatakan The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga di bulan September, dimana inflasi bergerak mendekati target, dan tingkat penganguran akan turun ke bawah 5%.

Notulensi rapat kebijakan moneter BOJ 18 - 19 Juni lalu yang dirilis hari ini menunjukkan beberapa anggota dewan berpendapat dampak dari stimulus moneter kemungkinan telah memudar. Semua anggota sepakat inflasi, diluar makanan dan energi, akan baik dalam jangka panjang. Anggota dewan Takahide Kiuchi menjadi satu-satunya yang mengusulkan pemangkasan stimulus moneter menjadi $45 milyar per tahun.

Toshiba menjadi sorotan pasar setelah penyelidik independen menemukan perusahaan tersebut memalsukan laba operasinya dalam beberapa tahun senilai 1,2 milyar. Para pimpinan Toshiba dikatakan terlibat dalam hal tersebut, dan diperkirakan akan segera mengundurkan diri. Regulator terkait menemukan kejanggalan di neraca perusahaan pertama kali di awal tahun ini, dan menyebabkan saham Toshiba merosot lebih dari 20% sejak bulan Mei.

Pengungkapan skandal oleh penyelidik independen tersebut memberikan kejelasan bagi para pelaku pasar, membuat saham Toshiba menguat lebih dari 6% pada hari ini. 

Indeks utama Nikkei menguat 0,93% menjadi 20841,97. Sementara Nikkei Futures diperdagangkan pada kisaran 20825 pada pukul 13.54 WIB, dengan level terendah harian 20705, dan tertinggi 20840 (platform Monex Trader). (pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar