Senin, 29 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Flat Mencerna Berita Pelonggaran Moneter China

Senin, 20 April 2015 8:58 WIB
Dibaca 1639

Monexnews - Investor saham Jepang mencoba memupuk antusiasme terhadap berita pelonggaran moneter China dan memupuskan sentimen negatif dari Wall Street. Nikkei 225 sempat dibuka melemah 0,8% setelah pekan lalu Wall Street ditutup di level terendah dalam tiga setengah pekan.

Peningkatan likuiditas dalam negara perekonomian terbesar kedua dunia menghapus keraguan Nikkei di sesi awal. China mengejutkan analis dengan menurunkan giro wajib minimum perbankan atau Reserve Requirement Ration (RRR) sebesar 1%, lebih besar dari prediksi, menjadi 18,5% untuk meningkatkan likuiditas dan memacu perekonomian. Stimulus dari negeri Tiongkok ini memicu penguatan saham perusahaan robot Fanuc Corp yang naik 0,66%. Sementara penguatan 1,31% Sony Corp menambahkan tenaga penguatan Nikkei 225 berkat rilis film terbarunya "Paul BlartL Mall Cop 2" yang mendapatkan respon positif. Rencana Takeda Pharmaceutical Co bekerja sama dengan Kyoto University dalam penelitian stem-cell membawa sahamnya terangkat 2% lebih tinggi. Sementara itu, perusahaan otomotif menyulitkan Nikkei mencoba kembali naik mendekati level psikologis 2000, dengan Suzuki Motor dan Honda turun hampir 2%, disusul saham Nissan dan Toyota Motor dengan penurunan masing-masing 1,5% dan 1,2%.

Indeks Nikkei 225 diperdagangkan flat di level 19660.41 pada pukul 8:52 WIB, sementara indeks Nikkei Futures sesi pertama masih berada di zona merah dengan pelemahan 0,2% di level 19670. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar