Minggu, 28 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Khawatirkan Sistem Keuangan Jepang

Senin, 27 Mei 2013 7:14 WIB
Dibaca 413

Monexnews - Nikkei melemah di awal sesi perdagangan Asia seiring investor tetap mengkhawatirkan ketangguhan sistem keuangan Jepang menghadapai ancaman kenaikan biaya pinjaman (yield) obligasi pemerintah. Investor tidak begitu gembira meskipun Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda, mengatakan sistem keuangan Jepang dapat menangani kerugian yang dapat ditimbulkan dari kenaikan yield selama diikuti oleh pemulihan ekonomi. Sentimen juga diperburuk oleh berlanjutnya penguatan yen yang tengah menguji level psikologis 101 terhadap dollar AS. Nikkei futures kini diperdagangkan 14190; menjauhi level tinggi harian 14300  

Program pelonggaran moneter agresif yang dijalankan BoJ telah turut mendorong kenaikan yield obligasi pemerintah Jepang hingga menyentuh 1% minggu lalu; level tertinggi dalam setahun terakhir. Yield obligasi pemerintah Jepang bertenor 10-tahun hanya sebesar 0,315% pada awal April 2013. Kenaikan yield akan membuat pemerintah harus menanggung beban yang lebih mahal dalam menerbitkan obligasi dan ini juga dapat melukai kinerja keuangan perbankan Jepang yang memiliki banyak obligasi pemerintah dalam portfolionya. Investor cemas dengan kerugian yang dapat dialami perbankan Jepang dimana beberapa bank besar memiliki obligasi pemerintah senilai ¥40 triliun ($390 miliar). Mitsubishi UFJ Financial, bank terbesar di Jepang, bahkan memiliki obligasi pemerintah Jepang senilai ¥48,7 triliun. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar