Minggu, 26 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Menantikan BoJ

Selasa, 8 April 2014 7:35 WIB
Dibaca 349

Monexnews - Nikkei melemah seiring merebaknya kewaspadaan investor menanti hasil pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan. Survei Bloomberg terakhir menunjukan BoJ diprediksi akan tetap mempertahankan komitmen ekspansi monetary base tahunan yang berkisar ¥60 hingga ¥70 triliun. Meski demikian, survei menunjukan BoJ dapat mengambil tindakan dalam beberapa bulan mendatang baik dengan menambah jumlah pembelian obligasi tahunan setidaknya senilai ¥10 triliun ataupun jumlah aset keuangan berbasis ETF hingga ¥2 triliun. Pidato Gubernur BoJ, Hiruhiko Kuroda, juga akan mendapatkan perhatian khusus karena mungkin dapat berikan sinyal kapan bank sentral akan kembali menambah stimulusnya. Tidak ada waktu pasti kapan BoJ akan merilis hasil kebijakan moneternya dan BoJ's Kuroda akan memberikan pernyataannya. 

Berlanjutnya penguatan yen di awal sesi Asia cukup membebani performa saham eksportir Jepang. USD/JPY menyentuh 102.83; semakin menjauhi level terlemah dua bulan 104.11 yang diraih Jumat silam. Jika penguatan yen berlanjut maka ini dapat mengurangi optimisme investor akan perbaikan outlook pendapatan eksportir Jepang. Di lain pihak, Jepang tadi pagi merilis data surplus current account untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir seiring menyempitnya defisit neraca perdagangan dan meningkatnya pendatapatan investasi luar negeri. Surplus current account mencapai ¥612,7 miliar untuk bulan Februari; meski tidak sebaik prediksi surplus ¥628 miliar tapi lebih baik dari publikasi Januari yang mengalami defisit ¥1,58 triliun. Nikkei futures turun 1,08% dan kini diperdagangkan di level 14655. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar