Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Tenggelam di Akhir Pekan

Jumat, 14 Maret 2014 14:12 WIB
Dibaca 413

Monexnews - Bursa saham Jepang, Nikkei, terkena aksi jual masif dan merosot tajam dipicu oleh lemahnya data China, sentimen negatif dari Wall Street, ketegangan di Ukraina, serta penguatan yen.

Lemahnya data produksi industri, penjualan ritel dan investasi China membuat kekhawatiran akan hilangnya momentum pertumbuhan ekonomi China, setelah sebelumnya mencatat kemerosotan ekspor terbesar sejak tahun 2009 pada bulan Februari. Lemahnya data China tersebut membuat Wall Street terpukul, tiga bursa utama anjlok lebih dari 1% pada perdagangan Kamis.

Ketegangan di Ukraina kembali meningkat menjelang referendum Crimea pada hari Minggu 16 Maret. Crimea dikabarkan akan bergabung dengan Rusia, sementara AS dan Jerman menyebut referendum tersebut “illegal”. Sementara itu Rusia kembali melakukan latihan militer dekat perbatasan Ukraina. Rusia tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari rencana untuk mengambil alih wilayah Crimea, meski Menteri Luar Negeri AS mengatakan AS dan Eropa akan mengambil langkah “sangat serius” jika Crimea bergabung dengan Rusia.

Eskalasi ketegangan di Ukraina membuat permintaan akan yen sebagai safe haven meningkat, yen terus menguat terhadap dollar dan memberikan tekanan bagi eksportir Jepang. Saham Toyota Motor turun 2,8%, Suzuki Motor merosot 3,9%, Sony dan Toshiba masing-masing anjlok sekitar 4%

Bursa utama Nikkei tenggelam setelah kehilangan 488,32 poin atau 3,30% menjadi 14327,66. Sementara Nikkei Futures saat ini diperdagangkan pada kisaran 14210 dengan level tertinggi harian 14425 dan terendah 14185 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar