Selasa, 28 Maret 2017

breaking-news Indeks Kepercayaan Konsumen AS melonjak ke 125.6 di bulan Maret, melampaui estimasi 114.0

stock-index  Stock Index

Nikkei Terbantu ‘risk appetite’ Pasca Data China

Kamis, 22 Agustus 2013 9:41 WIB
Dibaca 303

Monexnews - Keterpurukan indeks Nikkei di perdagangan hari Kamis (22/8) akhirnya mampu terbatasi oleh pelemahan yen terutama setelah kuatnya data China yang rilis pagi ini ternyata mampu mendongkrak minat investor untuk beresiko (risk appetite) di kawasan regional.

Minat beli terhadap aset beresiko meningkat setelah hari ini yen di perdagangkan pada kisaran 98.22 terhadap dollar AS (USD) setelah terpuruk hingga 98.33. Sedangkan di awal bulan, kurs yen sempat ke level tinggi 98.64 terhadap USD. Investor termotivasi setelah China mengeluarkan data rilis cepat (flash) untuk manufaktur PMI - HSBC yang muncul lebih kuat di di bulan Agustus di banding bulan sebelumnya.

Di lantai bursa nampak saham sektor real-estate dan pengembang seperti Tokyo Tatemono rally 2 persen, sedangkan saham asuransi T&D Holdings melonjak hampir 3 persen. Namun demikian, jatuhnya saham di lini manufaktur nampak terus membebani indeks di tengah kekhawatiran terhadap eksposur mereka ke pasar negara berkembang. Tercatat saham Mobil Hino Motors memperpanjang kerugian lebih dari 6 persen dan Mazda Motor kehilangan 4 persen sementara produsen elektronik Sharp merosot hingga 2 persen.

Indeks utama Nikkei terpantau melemah (-0.33%) atau terkoreksi -44.05 poin pada kisaran 13380.28. Sedangkan indeks Nikkei fut juga turut melemah (-0.11%) atau -15 poin di area 13360.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar