Selasa, 24 Januari 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Tertopang Pelemahan Yen

Senin, 2 Maret 2015 9:48 WIB
Dibaca 506

Monexnews - Pasar saham Jepang dibuka menguat di awal pekan di tengah pelemahan mata uang Yen terhadap Dollar, data perekonomian China, dan Jepang. Mata uang domestik Jepang tertekan terhadap Greeback, setelah data estimasi Produk Domestik Bruto (PDB) kedua AS naik 2,2% lebih tinggi dari prediksi kenaikan 2,1%.

Perekonomian China kembali berekspansi, memperbaiki sentimen pasar pada sesi Asia menjadi positif, dengan indeks sektor manufaktur final HSBC di bulan Februari naik menjadi level 50.7 (prediksi 50.1) dari level bulan sebelumnya 50.1. Level ini lebih tinggi dari data resmi pemerintah yang dirilis di hari Minggu, berada di level 49.9. Ketidakstabilan ekspor dan melambatnya investasi didaulat menjadi penyebab data manufaktur versi China Ferderation of Logistics and Purchases (CFLP) tersebut belum berhasil melampaui batas ekspansi. 

Data dalam negeri Sakura sendiri terlihat melambat dengan belanja modal perusahaan-perusahaan Jepang turun menjadi 2,8% di kuartal IV 2014 dari level 5,5% dalam tiga bulan sebelumnya. Data yang dikeluarkan Kementerian Keuangan Jepang menandai penurunan pengeluaran untuk pabrik dan peralatan di kuartal IV sebagai pesimisme investasi bisnis negara perekonomian terbesar ketiga dunia ini. Sementara laju pertumbuhan manufaktur Jepang dilaporkan berada di level tertinggi sejak bulan Maret 2014, pada level 51.6 di bulan Februari, melebihi prediksi 51.5 dan di bawah data bulan Januari di level 52.2. Peningkatan permintaan ekspor dari luar negri menjadi dasar dari proyeksi ekspansi sektor manufaktur Jepang ini.

Sejauh ini Nikkei Futures diperdagangkan di kisaran 18845 di dekat level tertinggi harian 18980 dan menjauhi level terendah harian 18770. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar