Minggu, 28 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Nikkei Unggul di Tengah Koreksi Asia

Selasa, 7 Mei 2013 11:37 WIB
Dibaca 298

Monexnews - Sebagian besar bursa saham Asia hari ini (Selasa, 7/5) mengalami koreksi karena mayoritas bursa nampak diwarnai aksi profit taking setelah pasar mengalami rally belakangan ini.

Namun perhatian pasar hari ini tertuju pada bursa Tokyo – Jepang yang mana hari ini kembali di buka setelah tutup karena libur dari Jumat hingga Senin kemarin. Dan mengawali perdagangan pekan ini bursa Tokyo ini langsung rebound dan bertengger kuat di level tertngginya hampir dalam lima tahun terakhir terutama berkat pelemahan Yen serta hasil earnings yang kemudian menggerakkan momentum untuk rally.

Indeks utama Nikkei melesat hingga mencatatkan level tertinggi pada 14097.67. Level itu belum pernah terlihat sejak Juni 2008. Pelemahan yen hari ini yang sempat mencapai 99.43 terhadap USD turut memberikan semangat bagi para eksportir. Minat beli investor yang terlihat masif juga termotivasi oleh bursa Wall Street yang sudah lebih dahulu mencetak rekor tertinggi dalam sejarah pada akhir pekan lalu (3/5). Dan indeks utama Nikkei kini bergerak di kisaran 14058.26 atau meraih gain hingga +364.22 poin atau menguat 2.66%.

Namun demikian indeks Nikkei futures justru hari ini melemah tapi tetap berkisar di atas area 14000. Koreksi pada Nikkei berjangka ini terjadi karena aksi jual take profit karena terseret oleh bursa regional lainnya setelah kemarin sudah lebih dahulu mencatatkan rekor tertinggi di atas psikologis 14000.

Sedangkan indeks Kospi – Korea Selatan terkoreksi cukup dalam hari ini setelah sesi kemarin sukses melewati kisaran 1970 dan menyentuh level tinggi dalam satu bulan terakhir. Pelemahan bursa Seoul ini terutama terkait bursa saham Amerika yang ditutup mix (beragam) pada hari Senin di tengah perdagangan yang relatif sepi tanpa adanya berita ekonomi besar, ditambah keragu-raguan investor untuk memasuki pasar pasca rally belakangan ini. Sehingga para investor nampak lebih cenderung melepas posisi dahulu sembari mengambil untung (taking profit).

Tercatat saham automakers seperi Hyundai Motor dan KIA Motor sama-sama merosot lebih dari 2 persen. Dan indeks utama kini tercatat melemah hingga -0.45% dan terpuruk ke kisaran 1952.35. Sedangkan indeks Kospi futures juga terpantau melemah di area 255.50.      

Semnentara lantai bursa Hong Kong dan China daratan mengalami koreksi setelah sesi kemarin sama-sama meraih gain, dan hari ini saham sektor perbankan dan sejumlah produsen logam menjadi yang paling terpukul atas penurunannya. Indeks utama Hang Seng (HSI) tercatat sempat merosot hingga 0.2% ke area 22,872.13 dan indeks Shanghai Composite China anjok hingga 0.5%.

Saham Agricultural Bank of China Ltd. terpantau merosot 0.8% dan Industrial & Commercial Bank of China Ltd. melemah 0.7%. Sementara saham HSBC Holdings PLC juga ikut jatuh 0.2% menjelang hasil laporan kuartalannya yang sedianya akan rilis hari ini. Sementara pelemahan emas dan tembaga di bursa berjangka sepanjang sesi Asia di sebabkan oleh merosotnya sejumlah saham produsen logam. Saham Jiangxi Copper Co. melorot 0.8% dan Zijin Mining Group Co. tumbang hingga 0.9%.(dar)

Pasar Asia hari ini juga cukup gelisah karena sebagian besar investor menantikan keputusan suku bunga dari Bank Sentral Australia apakah nantinya bank sentral tersebut akan menurunkan suku bunga atau tidak.(dar)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar