Minggu, 23 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Hang Seng Harapkan Dukungan Likuiditas PBOC

Rabu, 14 Januari 2015 8:52 WIB
Dibaca 599

Monexnews - Hang Seng mencatatkan penguatan tipis seiring merebaknya harapan bahwa bank sentral Cina (PBOC) akan memberikan dukungan likuiditas demi mencegah terjadinya kekurangan likuiditas. Sebagian investor khawatir menghadapi kekurangan likuiditas seiring maraknya aksi penjualan saham perdana (IPO) di bursa saham Cina yang dapat menyedot likuiditas di pasar. 20 perusahaan Cina telah memulai aktivitas marketing IPO dimana broker Haitong Securities memperkirakan keseluruhan IPO tersebut dapat menyedot dana lebih dari 2 triliun yuan. 

Bloomberg melaporkan PBOC berencana untuk memperpanjang sebagian dari fasilitas pinjaman 3-bulan hingga bulan Oktober. Fasilitas yang bernilai 269,5 miliar yuan ($43,5 miliar) tersebut dijadwalkan berakhir pada akhir bulan Februari. Hang Seng futures menguat 0,06% dan kini diperdagangkan di level 24268.

Meski demikian, investor terlihat enggan mendorong kenaikan indeks yang terlalu tinggi setelah laporan World Bank membuat investor cemas dengan outlook perekonomian dunia. World Bank telah memangkas outlook pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,4% menjadi 3% untuk tahun 2014. Institusi terkemuka tersebut melihat lemahnya prospek ekonomi zona-euro, Jepang, dan beberapa negara berkembang akan menggerogoti laju perekonomian dunia meskipun harga minyak telah turun tajam. 

Saham otomotif dan industri terkait lainnya akan menjadi fokus setelah harian Caixin melaporkan kementrian keuangan Cina akan mengurangi subsidi untuk kendaraan non-elektrik demi mendorong pengembangan dan penjualan mobil berbahan bakar energi yang terbaharukan. Media lokal tersebut juga menulis bahwa pemerintah Cina akan memperbaiki kebijakan subsidi bahan bakar untuk bis tahun ini. Saham Lenovo juga akan mendapatkan perhatian setelah perusahaan utarakan niat untuk melakukan penjualan saham perdana bagi unit bisnis smart-device nya Shenqi. CEO Yang Yuanqing mengatakan Shenqi dapat bernilai beberapa miliar dollar setelah unit bisnis tersebut menjual smartphone dan peralatan berbasis internet lainnya di bulan April. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar