Minggu, 4 Desember 2016

stock-index Stock Index

Pelemahan Saham Shell Bebani FTSE

Kamis, 29 Januari 2015 21:19 WIB
Dibaca 447

Monexnews - Indeks saham utama Inggris diperdagangkan dekat level terendah sepekan pada hari Kamis, dengan saham perusahaan minyak besar Royal Dutch Shell mencetak penurunan tajam pasca melaporkan earnings yang berada di bawah ekspektasi. Saham sektor energi juga tertekan oleh penurunan harga minyak mentah. Harga minyak mentah AS anjlok ke level rendah 6 tahun pada hari Rabu pasca data menunjukkan suplai minyak bertambah menuju rekor di Amerika Serikat. Indeks blue-chip FTSE 100 diperdagangkan melemah 0.6% di kisaran level 6,788.66 poin memasuki sesi tengah hari, dekat level terendah dalam hampir selama sepekan. 

Saham perusahaan minyak besar, BP dan Weir Group, yang memproduksi katup dan pompa untuk industri energi dan pertambangan, masing-masing turun sebayak hampir 3%. Saham milik Royal Dutch Shell anjlok 4.2%, saham dengan performa paling buruk pada FTSE 100. Shell juga mengumumkan pemangkasan anggaran belanja sebanyak 15 milyar dollar akibat penurunan harga minyak.
John Smith, hedge fund manajer senior pada Brown Shipley, mengatakan update dari Shell mengecewakan. "Estimasi earnings nampak terlalu tinggi. Dampak riil penurunan harga minyak akan dirasakan pada tahun earnings sekarang, dan dividen akan tetap di bawah tekanan jika harga minyak tidak segera pulih secara signifikan," ucapnya.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar