Selasa, 26 September 2017

stock-index  Stock Index

Penguatan Nikkei Dukung Debut Seibu Holdings

Rabu, 23 April 2014 13:14 WIB
Dibaca 374

Monexnews - Harga saham debutan, Seibu Holdings Inc. (9024.TO), terpantau menguat di sesi perdagangan pertamanya (Rabu 23/04) di bursa Jepang. Seibu menutup sesi pagi pada posisi 1,682 Yen atau 5.1% di atas harga IPO, 1,600 Yen.

IPO Seibu dibayangi oleh buruknya proses IPO saham-saham lain dalam beberapa pekan terakhir. Bulan lalu, saham Hitachi Maxell merosot 14% ke bawah harga penjualan perdananya pada hari pertama. Bahkan pada sesi perdagangan ke-dua, saham produsen layar smartphone dan tablet ini menggenapi koreksi menjadi 15%.

Pekan lalu, Seibu menetapkan harga IPO pada level paling rendah dari kisaran 1,600-1,800 Yen. Meskipun dalam rencana awal, perusahaan pengelola hotel dan operator transportasi ini sempat menargetkan harga perdana di 2,300 Yen sehingga nilai perusahaan menjadi $5.4 miliar.

Harga IPO yang di bawah perkiraan juga membuat pemegang saham terbesarnya, Cerberus Capital Management, mengurangi porsi pelepasan saham mereka di IPO menjadi 15.5%. Padahal apabila harga jual saham perdana benar-benar sesuai batas atas, Cerberus bisa mengantongi uang tunai lebih dari 100 miliar Yen.

Tidak ada pihak yang menyambut baik niat IPO beberapa perusahaan dalam beberapa waktu terakhir. Skeptisme invest\or pantas dimaklumi karena indeks Nikkei Stock Average merupakan salah satu indeks dengan kinerja terburuk sepanjang tahun ini. Kalaupun harga saham Seibu berhasil menguat, itu lebih disebabkan oleh harga jualnya yang relatif murah pada debut pagi ini. Di samping itu, minat beli investor cukup tinggi di pertengahan pekan. Indeks Nikkei menguat 0.6% pada sesi perdagangan pertama dan kontrak Nikkei kini terpantau di level 14,555.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar