Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Penguatan Yen & Keputusan BOJ Bebani Nikkei

Rabu, 21 Januari 2015 13:02 WIB
Dibaca 752

Monexnews - Bursa saham Jepang melemah seiring yen rebound pasca Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter menjelang pertemuan European Central Bank. Penguatan mata uang, ditambah dengan pengumuman BOJ, menekan indeks Nikkei 225 Jepang pada hari Rabu untuk melemah sebesar 0.8%. Bank of Japan (BOJ) mempertahankan stimulus moneternya dan memperpanjang program pinjaman yang bertujuan untuk memicu bank-bank untuk menaikkan tingkat pinjaman, mensinyalkan tekadnya untuk mencapai target inflasinya yang ambisius pada level 2%. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan menggelar konferensi pers di tengah hari nanti untuk menjelaskan keputusan kebijakan tersebut.

Yen yang menguat sebanyak 0.8% terhadap dollar AS, dengan dollar-yen diperdagangkan di bawah level 118, menyeret saham eksportir turun. Saham Panasonic memimpin penurunan dengan anjlok sebanyak 3.1%, sementara Sharp dan Suzuki Motor masing-masing turun lebih dari 2%. Saham Dai-ichi Life Insurance Co. anjlok sebanyak 3.8% memimpin penurunan pada sektor asuransi. Saham milik Fujikura Ltd. melemah sebanyak 4.3% setelah melaporkan bahwa laba operasional produsen kabel tersebut kemungkinan akan turun sebanyak 40%. Saham Toyota Motor melemah sebanyak 1.3% pasca laporan turunnya tingkat penjualan kendaraan tahun ini. Saham milik Konami Corp. naik sebanyak 6.9% setelah Goldman Sachs Group Inc. menaikkan rating saham produsen game tersebut.
“Pengumuman kebijakan BOJ menambah deras aksi profit taking, yang mana sudah dilakukan investor pasca kenaikan tajam kemarin,” ucap Hiroaki Hiwada, strategis pada Toyo Securities Co. di Tokyo. “Sulit untuk mengambil posisi secara agresif menjelang pertemuan ECB.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar