Rabu, 13 Desember 2017

stock-index  Stock Index

Perlambatan Ekonomi Eropa Goyahkan Kinerja Wall Street

Rabu, 12 November 2014 22:13 WIB
Dibaca 660

Monexnews -  Bursa saham AS tergelincir, dengan indeks Standard & Poor 500 hentikan reli selama lima hari yang telah membuat indeks mundur dari rekor tertingginya, seiring meningkatnya kecemasan bahwa perlambatan di Eropa mungkin akan melukai ekonomi AS dan investor mempertimbangkan laporan earnings para retailer.

Indeks S&P 500 melemah sebanyak 0.3% menjadi 2,030.25 pada pukul 21.58 wib. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir sebanyak 57.61 poin, atau 0.3% menjadi 17,558.61. Kedua indeks kemarin di tutup di rekor tertinggi baru.

""Tampaknya sulit untuk pasar akan bergerak lebih tinggi lagi," kata Jacques Porta, analis di Ofi Privee di Paris. "Pasar perlu untuk beristirahat. Pasar ekuitas saat ini berada di level puncak sepanjang masa dan selalu sulit untuk pecahkan rekor baru. Semua orang yang sudang mengenal pasar AS dengan cukup lama tahu bahwa saat ini sudah tidak murah, namun mungkin investor tidak melihat terlalu mahal karena ekonomi AS kuat."

Indeks S&P telah menguat selama lima sesi beruntun, membawa indeks menguat sebesar 9.5% dari level terendah enam bulan yang di sentuh pada bulan Oktober lalu, karena laporan earnings dan data ekonomi yang mayoritas hasilnya lebih baik dari perkiraan yang telah meningkatkan kepercayaan terhadap ekonomi AS untuk bertahan dari perlambatan global.

Kecemasan pada ekonomi Eropa yang sedang berjuang mungkin membebani ekonomi AS pada hari ini yang dipicu setelah Gubernur Bank of England Mark Carney meluncurkan perkiraan pertumbuhan dan inflasi yang lebih rendah di tengah para pejabat sedang memperhitungkan ekspansi global yang sedang "sekarat" dan stagnannya Eropa.

Investor juga mengamati perkembangan terbaru di Ukraina, dimana menteri pertahanan Ukraina mengatakan bahwa militer harus siap untuk bertempur, karena meningkatnya ketegangan di wilayah timur negara terancam akan semakin panas selama itu menjadi konflik terbuka.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar