Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Pernyataan Bullard Pulihkan Wall Street

Jumat, 17 Oktober 2014 3:29 WIB
Dibaca 649

Monexnews -  Bursa saham AS pulih dari kemerosotan di awal sesi seiring presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan bahwa para pembuat kebijakan harus mempertimbangkan penundaan dari berakhirnya pembelian obligasi untuk hentikan penurunan dalam perkiraan inflasi.

Indeks Standard & Poor 500 di tutup hanya sedikit berubah di 1,862.54 di New York setelah turun sebanyak 1.5%. Indeks telah turun sebesar 7.4% dari rekor tertingginya yang di capai pada tanggal 18 September. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir sebesar 24.50 poin, menjadi 16,117.24 seiring Goldman Sachs Group Inc. pimpin penurunan setelah melaporkan penurunan dalam pendapatan perdagangan mereka.

"Komentar Bullard telah berikan adrenalin untuk jangka pendek," kata Chad Morganlander, seorang manajer keuangan di Stiferl Nicolaus & Co., di St Louis. "Pasar secara keseluruhan telah kecanduan oleh QE dan saat ini likuiditas sedang di tarik."

Indeks S&P 500 rebound dari level terendah mereka sejak April dan menyisakan keuntungan tinggal 1% untuk tahun ini setelah kemerosotannya yang di picu oleh kecemasan tentang perekonomian global yang melambat di Eropa dan China dan meluasnya virus Ebola. Indeks patokan pulih pada hari Kamis di tengah Bullard mengatakan bahwa melemahnya perkiraan inflasi harusnya menyebabkan the Fed untuk berpikir kembali rencana untuk akhiri program pelonggaran moneter.

"Ekspektasi pada inflasi menurun di AS," kata Bullard. "Itu merupakan pertimbangan yang penting untuk bank sentral. Dan untuk alasan tersebut saya berpikir bahwa respon kebijakan yang masuk akal pada saat ini mungkin menunda untuk akhiri QE."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar