Kamis, 27 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Profit-Taking Warnai Nikkei

Jumat, 27 September 2013 7:07 WIB
Dibaca 382

Monexnews - Nikkei mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi Asia seiring munculnya aksi profit-taking pasca rally kencang kemarin. Investor juga terlihat cemas dengan proses negosiasi untuk menaikan plafon utang AS serta kondisi politik di Italia. Partai Republik tetap ingin pemangkasan anggaran sebagai syarat untuk memberikan pendanaan pemerintah dan menaikan plafon utang Paman Sam. Di lain pihak, pasar juga khawatir dengan situasi politik Italia setelah Presiden Napolitano membatalkan konferensi pers untuk mengatasi situasi politik. Ini terjadi setelah kemarin pimpinan sayap kanan Silvio Berlusconi menyerukan rekannya untuk keluar dari parlemen Italia.

Sementara itu, data inflasi Jepang yang dirilis tadi pagi menunjukan masih adanya tantangan bagi Jepang untuk mencapai target inflasi 2% dalam 2 tahun. Inflasi tahunan nasional tumbuh 0,8% namun inflasi tahunan Tokyo -indikasi inflasi mendatang- melambat menjadi 0,2%. Saham Panasonic menguat 0,3% setelah harian Nikkei melaporkan perusahaan akan menjual 80% saham unit perawatan kesehatannya kepada perusahaan investasi AS KKR senilai $1,5 miliar. Saham perusahaan otomotif Jepang akan mendapatkan perhatian khusus setelah 9 perusahaan mengaku melakukan kolaborasi harga dan setuju membayar denda $700 juta. Mitsubishi Electric, Mitsubishi Heavy Industries, Jtekt, dan Hitachi Automotive Systems termasuk perusahaan yang mengaku telah melakukan kolaborasi harga. Nikkei futures kini diperdagangkan 14790; coba menjauhi level tinggi harian 14850 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar