Jumat, 24 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Properti Benamkan Hang Seng Setelah Buruknya Data China

Senin, 5 Mei 2014 10:45 WIB
Dibaca 452

Monexnews -

Indeks bursa Hang Seng mengalami koreksi tajam di perdagangan awal pekan (5/5) akibat terseret turun oleh saham sektor properti yang anjlok setelah sejumlah data ekonomi China yang di rilis mengecewakan pasar.

Buruknya data manufaktur dan anjloknya penjualan rumah menyebabkan bangkitnya lagi kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi China akan melambat, sehingga memicu aksi jual masif oleh kalangan investor. Indeks aktivitas manufaktur PMI yang di kalkulasi oleh HSBC merosot ke level (-48.1) di bulan April, lebih buruk dari estimasi sebelumnya di level (-48.3).

Sedangkan pihak China Business News melaporkan bahwa penjualan rumah baru merosot hingga 47% hanya dalam waktu dua hari saja saat libur May Day, dan sekaligus mencatat penurunan terendah dalam 4 tahun terakhir.

Di lantai bursa Hong Kong, hampir semua saham berbasis properti mengalami koreksi. Tercatat saham China Overseas Land anjlok hingga 1,8%, saham Sino Land terkoreksi 2,3%, dan saham Agile Property merosot 1,1%. Sedangkan saham China Resources Land juga turut melemah 1,3%, meskipun mendapatkan kabat positif dari pihak S&P yang menaikkan outlook perusahaan menjadi ‘positif’ dari sebelumnya ‘stabil’.

Selain itu, saham yang juga ikut membebani indeks Hang Seng adalah saham Cheung Kong Holdings (-7.4%) dan saham Hutchison Whampoa (-8.4%). Sementara indeks utama tercatat anjlok hingga (-1.51%) dan tergerus hingga (-339.70) poin pada kisaran 21925.26. Sedangkan indeks Hang Seng-fut juga turut melemah (-1.3%) atau (-286) poin pada area 21738. (dar)   

   

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar