Selasa, 25 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Proyeksi Komisi Eropa Mengecewakan Pelaku Pasar

Selasa, 5 November 2013 18:05 WIB
Dibaca 490

Monexnews - Sebagian besar saham Eropa diperdagangkan melemah pada hari Selasa pasca Komisi Eropa memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi zona Euro untuk tahun 2014 dan menaikkan proyeksi tingkat pengangguran untuk tahun yang sama. Investor juga terlihat berhati-hati dalam mengambil posisi, beberapa hari menjelang pengumuman keputusan kebijakan dari European Central Bank dan Bank of England serta rilis data ekonomi krusial di AS.

DAX Jerman dan CAC40 Perancis tergelincir ke zona merah, dengan masing-masing kehilangan 0,4% dan 0,45%. Lonjakan indeks aktivitas sektor jasa ke level tertinggi 16-tahun juga tidak mampu mengangkat performa FTSE Inggris, yang terpantau merosot sekitar 0,55% dalam 2 jam pertama perdagangan.

Di tengah tingginya resiko dan ketidakpastian, Komisi Eropa pada hari Selasa memangkas proyeksi GDP zona Euro untuk tahun 2014 menjadi 1,1% dari sebelumnya 1,2%  dan menaikkan proyeksi tingkat pengangguran menjadi 12,2% dari sebelumnya 12,1%. Untuk tahun 2013, proyeksi Komisi Eropa tidak mengalami perubahan. Ekonomi blok 17-negara diperkirakan masih akan berkontraksi 0,4% pada tahun ini tingkat pengangguran bertengger pada level 12,2%. Komisi Eropa juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan jika krisis telah berakhir, meskipun pemulihan kemungkinan akan terus berlanjut dan sedikit berakselerasi pada tahun depan.

Kehati-hatian juga mewarnai perdagangan dalam pekan yang akan dipenuhi oleh beberapa rapat kebijakan bank sentral dan data ekonomi krusial.

Baik ECB maupun BoE dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan kebijakan terbaru mereka pada hari Kamis mendatang. ECB bahkan diperkirakan akan menurunkan tingkat suku bunga mereka, terutama setelah laju inflasi tahunan melorot menjadi 0,7% pada bulan Oktober. Yang jauh di bawah target 2% dari bank sentral dan memacu kekhawatiran bahwa apresiasi mata uang akan melukai eksportir.

Di AS, data yang akan dirilis pada hari Kamis diperkirakan akan memperlihatkan pertumbuhan ekonomi kuartal ke-3 yang lebih lambat. GDP AS kemungkinan hanya akan menunjukkan pertumbuhan 1,9% setelah berekspansi 2,5% pada kuartal sebelumnya. Investor juga akan memantau secara ketat data Non Farm Payrolls AS bulan Oktober yang akan dilaporkan pada hari Jumat, untuk mencari petunjuk lebih lanjut tentang kapan Federal Reserve akan memulai tapering program stimulus mereka.

Sementara data ekonomi zona Euro lainnya yang dirilis hari ini menunjukkan angka klaim pengangguran di Spanyol kembali meningkat pada bulan lalu, dengan 87.028 pekerja tercatat mendaftarkan diri untuk memperoleh tunjangan. Yang meninggalkan sekitar 4,81 juta orang tanpa pekerjaan. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar