Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Rally Asia Tertopang Ekspektasi Stimulus

Selasa, 30 April 2013 12:25 WIB
Dibaca 638

Monexnews - Secara umum bursa saham Asia hari ini (Selasa, 30/4) menguat terutama lantaran meningkatnya lagi minat resiko pasar (risk appetite) terkait ekspektasi bahwa sejumlah bank sentral di dunia akan terus melanjutkan stimulus moneter mereka, serta berkat mulai stabilnya kondisi politik di negara Italia.

Optimisme pasar mulai bangkit setelah Perdana Menteri Italia yang baru, Enrico Lette berjanji akan melakukan perubahan pada langkah pemulihan dan memperbaiki pertumbuhan ekonomi. Dan terbentuknya pemerintahan baru di Italia tersebut membawa tingkat bunga pinjaman untuk tenor 5 dan 10 tahun, turun ke level terendahnya sejak Oktober 2010 lalu.

Selain itu, sentimen pasar juga termotivasi oleh penguatan Wall Street semalam seiring data penjualan perumahan Amerika mengalami kenaikkan tajam di bulan Maret. Dan pelaku pasar juga nampak bersemangat menantikan hasil rapat FOMC dari the Fed yang kemungkinan besar akan melanjutkan kebijakan stimulusnya. 

Di lantai bursa Tokyo, meskipun indeks Nikkei futures mengalami rally, namun indeks utamanya nampak terkoreksi terutama setelah di rilisnya serangkaian data ekonomi yang muncul beragam (mixed). Pelemahan indeks utama Nikkei (N225) terutama terkait anjloknya saham produsen otomotif dan teknologi akibat penguatan mata uang yen terhadap dollar AS (USD). Tercatat saham Toyota Motor Corp. merugi sekitar 0.7% dan Honda Motor Co. tumbang 3%. Selain itu, data penjualan ritel Jepang yang masih lemah di angka -0.3%, turut membebani sentimen. Terpantau juga saham Canon merosot 1.7% dan Komatsu anjlok 1.1%.

Sedangkan indeks Kospi – Korea Selatan hari ini rebound berkat para investor terpengaruh oleh rally Wall Street serta terkait dengan penguatan yen beberapa hari belakangan ini. Tecatat saham sektor teknologi dan elektronik memimpin pasar hari ini bersama dengan raksasa Samsung Electronics yang rally lebih dari 2%, sementara operator telekomunikasi terbesar di Korea Selatan – KT, menguat 0.5% terkait pemberitaan bahwa pihaknya hampir menandatangani kesepakatan untuk membeli penyedia layanan internet Afrika iWay Africa.

Dan dibanding rival-nya di Asia, sepanjang tahun ini bursa saham Korea Selatan telah merosot hingga 2 persen, terutama akibat dari tumbangnya mata uang yen – Jepang sehingga menempatkan kalangan eksportit lokal tidak diuntungkan dari rivalnya Jepang. Sementara di lantai bursa Hong Kong, indeks Hang Seng juga terpantau rally dan berkisar di area tinggi dalam tujuh sesi terakhir terutama berkat rekor penutupan indeks S&P 500 semalam mendorong saham-saham untuk rebound hampir di semua sektor.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar