Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

stock-index Stock Index

Rencana Test Nuklir Korut, Benamkan Kospi

Rabu, 23 April 2014 11:12 WIB
Dibaca 304

Monexnews -

Indeks Kospi – Korea Selatan kembali tergerus di perdagangan hari Rabu (23/4) terutama akibat sentimen pasar secara umum masih dibayangi oleh faktor geopolitik bilateral dan kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

Masalah perlambatan ekonomi China masih bersambung hingga pekan ini setelah minggu lalu data ekonomi China menunjukkan angka pertumbuhan GDP kuartal I serta data new home sales muncul dengan mengecewakan. Bahkan data yang rilis hari ini menunjukkan aktivitas manufaktur PMI China juga mencatat penyusutan lagi (kontraksi).

Dari dalam negeri, kekhawatiran terhadap ketegangan di semenanjung Korea kembali memanas setelah pemerintah melihat adanya indikasi bahwa pihak Korea Utara tengah bersiap-siap melakukan uji coba senjata nuklir yang ke-4, di kala Washington memperingatkan Pyonyang atas percobaan tersebut.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Kim Min-seok, pada hari Selasa kemarin membenarkan bahwa Seoul telah mendeteksi tanda-tanda aktivitas di Punggye-ri, kawasan tiga tes nuklir sebelumnya di Korea Utara di dekat pantai timur laut negara itu. Alhasil, kondisi tersebut membuat kalangan investor cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi di pasar saham, bahkan tidak sedikit yang melepas posisinya untuk sementara.

Indeks utama Kospi (KS11) tercatat melemah (-0.08%) atau (-1.65) poin pada kisaran 2002.89. Sedangkan indeks Kospi di bursa berjangka juga turut melemah (-0.08%) atau (-0.20) poin pada area harga 262.10. (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar