Minggu, 23 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Rencana Urbanisasi Pulihkan Saham China, Bursa Hong Kong Anjlok

Senin, 17 Maret 2014 13:22 WIB
Dibaca 666

Monexnews - Bursa saham China beranjak naik pada hari Senin, dengan penguatan pada saham sektor properti dan konstruksi setelah pihak Beijing mengumumkan rencana untuk memindahkan lebih banyak orang ke area perkotaan. Sementara itu bursa saham Hong Kong menambah dalam penurunan dan anjlok ke level rendah 5 pekan, mengikuti pelemahan pada bursa saham global dalam ketidakpastian investor mengenai perutmbuhan ekonomi China dan ketegangan diplomatic di Crimea.

"Kami memperkirakan adanya kebijakan kecil atau spesifik mengenai urbanisasi atau infrastruktur, dan itu adalah penyebab sektor tradisional seperti semen, infrastruktur, kereta api mencetak performa yang lebih baik dari pasar secara keseluruhan," ucap Jackson Wong, wakil presiden penjualan saham pada Tanrich Securities. Wong mengatakan ketidakpastian di antara investor-investor kemungkinan akan menekan indeks bursa saham Hong Kong untuk berada di level saat ini, di antara 21,200 hingga 21,800. Indeks saham Hong Kong telah turun sebesar 6% sejak mencapai level tinggi pada tanggal 28 Februari lalu.

State Council China pada hari Minggu lalu mengumumkan akan berinvestasi pada infrastruktur perkotaan dan jaringan transportasi dalam usahanya untuk menaikkan populasi perkotaan hingga menjadi 60% hingga tahun 2020, dari 53.7% saat ini. Saham properti China mendorong indeks naik, dengan saham milik China Vanke dan Poly Real Estate naik sebesar 2.6% dan 2.3% masing-masing. Saham milik Anhui Conch Cement naik sebanyak 4.3% di Hong Kong, dan 2.3% di Shanghai, sementara saham China State Construction rally sebanyak 1.1% di Shanghai.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar