Kamis, 14 Desember 2017

breaking-news The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 1,50%

stock-index  Stock Index

Review Wall St. : Aksi Emiten Lambungkan S&P 500

Selasa, 7 Mei 2013 9:45 WIB
Dibaca 354

Monexnews - Jika pekan lalu bursa saham Amerika Serikat menguat berkat rilisan data ekonomi yang impresif, semalam (Senin 06/05) kondisinya berbeda. Kinerja saham individual menjadi motor penggerak aksi beli sehingga indeks utama mampu merangsek ke rekr tertingginya lagi.

S&P 500 mengakhiri sesi dengan capaian terbaik di rekor tertinggi 1,617.51 setelah sebelumnya sempat menjangkau high 1,619.77. Nasdaq turut memetik gain 0.4% dan ditutup pada titik tertinggi sejak November 2010 (3,392.97). Hanya Dow Jones yang gagal mencetak kenaikan, turun tipis 0.03% ke 14,968.89.

Terdapat beberapa catatan yang bisa diambil dari sesi perdagangan semalam:

1. Sejarah Baru

S&P 500 melampaui level psikologis 1.600 untuk kali pertama pekan lalu berkat hasil laporan sektor tenaga kerja bulan April yang lebih baik dibanding perkiraan. Sementara Dow Jones memang sukses menembus rekor terbaik di atas 15.000 pekan lalu namun pergerakannya belum bisa mendekati level psikologis penting. Pekan ini tidak banyak sumber berita yang bisa memicu momentum penguatan besar walaupun pelaku pasar masih menyisakan laporan sektor manufaktur dan konsumsi.

2. Proyek Bisnis Bank of America dan MBIA

Harga saham Bank of America melonjak 5% semalam dan saham perusahaan penjamin hutang MBIA meroket 45%. Lesatan saham keduanya disebabkan oleh munculnya laporan jalan damai antara Bank of America dan MBIA terkait sengketa krisis perumahan 6 tahun lalu. Sekarang jalan penyelesaian sudah jelas dan dua perusahaan siap mengambil jalan damai. Wall Street Journal melaporkan bahwa MBIA akan menerima dana tunai $1.6 miliar dari Bank of America dan $600 juta fasilitas kredit sebagai bagian dari paket kompensasi. Saham Bank of America sendiri merupakan komponen terbaik di Dow Jones dan urutan 2 di indeks S&P 500 pada sesi Senin.

3. Kenaikan Saham Apple

Saham Apple menguat di awal pekan sekaligus menjadi peraih gain terbanyak di Nasdaq 100. Apple diburu pembeli setelah Barclays menaikkan target harganya dari $465 ke $525. Apple kini sudah naik hampir 20% dari level terendah 18 bulan yang tercatat bulan lalu.

4. Penurunan kurs Yen

Nilai tukar Yen terus melemah hari Senin dan mendekati level 100 per Dollar. Mata uang Jepang sudah anjlok 15% tahun ini akibat kebijakan agresif bank sentral Jepang. Untuk hari ini, Yen terpantau di kisaran 99 per Dollar.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar