Kamis, 30 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Review Wall St. : Banteng Wall Street Masih Menggila

Rabu, 1 Mei 2013 9:40 WIB
Dibaca 585

Monexnews - Bullish pasar saham Amerika Serikat terus berlanjut di penghujung bulan April 2013. Pada sesi perdagangan hari Selasa (30/04), indeks S&P 500 ditutup pada rekor tertinggi sepanjang masa dan Nasdaq sukses menjangkau area terbaik dalam dua dasawarsa terakhir.

S&P 500 sukses menutup sesi di level 1,597.57 atau naik 0.25% semalam, demikian pula dengan Nasdaq yang mencatat lonjakan 0.66% guna merangsek ke 3,328.79. Sementara indeks Dow Jones berhasil merengkuh 14,839.80 dengan penguatan marjinal sebesar 0.14% dan hanya terpisah 48 poin dari titik puncaknya. Baik S&P 500 maupun Nasdaq sukses mengukir kenaikan bulanan sebanyak 6 kali secara beruntun atau laju penguatan terpanjang sejak trend bullish dimulai Maret 2009 lalu.

Terdapat beberapa catatan khusus yang patut dicermati oleh investor dalam perdagangan semalam:

1. Saham Apple menguat hampir 3% kemain di tengah berkembangnya isu penerbitan surat hutang dalam jumlah terbesar sepanjang masa. Produsen iPhone ini diperkirakan siap melepas $17 miliar obligasi swasta seperti dilaporkan oleh Bloomberg dan Wall Street Journal. Penguatan saham Apple memberi dorongan bagi indeks Nasdaq dan komponen teknologi lainnya. Saham IBM dan Microsoft memimpin kinerja indeks pada hari kemarin. Saham Apple sendiri sudah naik nyaris 15% dari level terendahnya dalam 16 bulan terakhir, yang dicatat awal bulan ini.

2. Dua data penting ekonomi Amerika dirilis memuaskan kemarin. Indeks harga rumah S&P/Case-Shiller 20 naik di atas estimasi, yakni sebesar 9.3% di bulan Februari atau rasio kenaikan terbesar sejak Mei 2006. Sementara indeks kepercayaan konsumen versi Conference Board naik ke level terbaiknya dalam lima bulan terakhir di bulan April.

3. Saham Best Buy mencatat rally setelah muncul kesepakatan untuk menjual kepemilikan sahamnya di Eropa kepada Carphone Warehouse. Selain menjadi saham dengan kinerja terbaik kemarin, Best Buy memastikan diri sebagai saham paling atraktif ke-dua di Amerika dengan rasio penguatan sebanyak 120% di tahun 2013.

4. Potensi Sell in May and Go Away atau musim jual saham di bulan Mei kemungkinan benar-benar terwujud tahun ini. Wall Street telah mengukir performa mengesankan selama empat bulan terakhir dan suatu hal yang lumrah apabila pasar rehat sejenak. Para analis membenarkan adanya potensi aksi jual di bulan Mei meskipun orientasinya hanya jangka pendek.

Bulan Mei merupakan bulan di mana bank sentral akan menarik perhatian pelaku pasar. Federal Reserve akan menggelar pertemuan rutinnya Kamis dinihari nanti dengan agenda utama penetapan suku bunga dan evaluasi program pembelian aset senilai $85 miliar per bulan. Sementara Bank Sentral Eropa akan menyelenggarakan meeting-nya pada hari Kamis dan bukan tidak mungkin memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar