Selasa, 25 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Review Wall St. : Kepercayaan Diri Investor Lesatkan Dow

Rabu, 8 Mei 2013 10:17 WIB
Dibaca 344

Monexnews - Bursa saham Amerika Serikat kembali mencetak rapor spektakuler pada sesi perdagangan hari Selasa (07/05). Meski nyaris tanpa sentimen berarti, indeks Dow Jones mampu memecahkan rekor baru di atas 15.000 untuk kali pertama dalam sejarah. Psikologi investor terbilang sedang bagus-bagusnya saat ini sehingga aksi beli tidak terbendung. 

Investor juga berhasil mendorong S&P 500 ke rekor barunya berkat sumbangan gain 0.5% ke level 1,625.96. Sementara Nasdaq gagal mengantungi poin kemarin dan ditutup melemah 0.1% ke level 3,396.63.

Dow Jones sukses menutup sesi di titik ideal 15,056 sekaligus memupus spekulasi tentang hadirnya fase 'sell in May and go away' di awal pekan. Dalam beberapa tahun terakhir pasar saham Amerika memang selalu mengalami siklus unik. Di mana aksi beli saham dan capaian rekor baru terjadi di empat bulan pertama setiap tahun, sedangkan pada bulan Mei investor kerap menjauhi pasar saham sehingga indeks utama merosot. Namun sampai pekan ke-dua Mei 2013, indikasi tersebut belum terpapar karena dua indeks utama justru makin memantapkan diri di puncak performanya. Ketiga indeks sejauh ini telah mengunci kenaikan 14% sampai 15% sejak Januari.

Semalam pasar saham hanya disuguhkan oleh laporan dari sektor korporasi. Nyaris tidak ada saham yang mencatat kinerja luar biasa, dan bahkan beberapa emiten justru menurunkan proyeksi labanya untuk tahun ini. Pun demikian, pemodal seakan tidak mempedulikan hal itu dan tetap giat mengoleksi portofolio berisiko.

- Saham DirectTV melonjak nyari 7% ke level $61.95 setelah perusahaan ini merilis laporan laba di atas ekspektasi.

- Molson Coors Brewing (TAP) ditutup turun setengah persen ke level $50.72 setelah perolehan laba dan penjualannya tidak sesuai dengan target awal.

- First Solar's (FSLR) merosot 9% ke level $43.43 karena perusahaan ini juga gagal mencetak laba sesuai proyeksi.

- OfficeMax (OMX) ditutup pada level $11.52 atau turun 1.87% setelah pihak direksi gagal meraih keuntungan sesuai prediksi. Sementara penghasilan tahun ini juga diperkirakan muncul di bawah estimasi analis. Produsen alat tulis kantor ini membagikan dividen istimewa sebesar $1.50 per saham.

- Walt Disney Company (DIS) naik 1.5% ke $66.07 setelah investor mencerna kabar penjualan lisensi Star Wars kepada Electronic Arts (EA). Tidak hanya itu, perusahaan hiburan ini juga mencetak laba memuaskan pada kuartal perdana lalu.

Electronic Arts (EA) dipastikan mendapat lisensi resmi dari pihak Walt Disney untuk mengembangkan permainan Star Wars untuk perangkat mobile, komputer dan konsol video game. Meski tidak dipaparkan secara rinci angkanya, nilai transaksi diyakini menembus miliaran Dollar. Analis menyebut EA telah menanamkan rekor modal antara $100 juta dan $300 juta untuk membangun Star Wars: the Old Republic. Sebanyak 1000 suara aktor dipergunakan untuk melengkapi komposisi permainan atau merupakan sebuah rekor di dalam industri rekaman game. Namun demikian, Star Wars: the Old Republic belum disambut baik oleh komunitas teknologi dunia. EA bahkan sampai harus memberi penawaran 15 level secara gratis untuk menarik minat peserta pada bulan Juni tahun lalu. Dan pada bulan November, EA juga meluncurkan Star Wars: the Old Republic versi gratis ke publik. Disney, yang sudah memiliki divisi game interaktif sendiri, bulan lalu menutup studio LucasArts. Penutupan studio yang sudah berusia 30 tahun ini merupakan bagian dari peralihan bisnis, dari pembuatan proyek Star Wars menjadi penjualan lisensinya saja.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar