Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Review Wall St. : Terkoreksi Tipis, Indeks Mulai Pulih

Jumat, 24 Mei 2013 10:35 WIB
Dibaca 222

Monexnews - Bursa saham Amerika Serikat melemah tipis di sesi perdagangan Kamis (23/05) pasca terkoreksi besar sehari sebelumnya. Kekhawatiran investor terhadap penghentian stimulus memudar karena Gubernur Bank Sentral mengutarakan persyaratan-persyaratan terminasi quantitative easing.

Indeks Dow Jones turun sekitar 0.1% ke 15,294.50. Sementara S&P 500 melemah 0.3% ke 1,650.51 dan Nasdaq turun 0.11% ke 3,459.42. Saham Hewlett Packard menjadi pemimpin penguatan semalam dengan rasio kenaikan 17%. Produsen komputer ini mencatat laba di atas ekspektasi pada kuartal lalu dan CEO Meg Whitman optimis menyikapi perubahan strategi bisnis di masa depan.

Aksi jual saham di Jepang sempat berdampak negatif pada saham Eropa dan turut menekan bursa Amerika di awal sesi. Namun setelah itu, investor kembali terangsang untuk menambah portofolio di aset berisiko. Walaupun isu perlambatan ekonomi China ssempat mengemuka, khususnya pasca rilis negatif pada data manufaktur negara tersebut, indeks saham utama Amerika terbilang kuat. Koreksi yang terjadi semalam lebih disebabkan aksi jual susulan yang terjadi hari Rabu.

Ben S. Bernanke menyatakan bahwa penarikan stimulus lebih cepat dapat menghambat laju perekonomian. Namun demikian dalam pidatonya di hadapan parlemen, sang kepala Federal Reserve sama sekali tidak menutup kemungkinan penghentian quantitative easing lebih cepat. Pelonggaran moneter yang diberlakukan bank sentral sukses melambungkan indeks saham utama hingga 15% sepanjang tahun ini.

Dari sektor laporan ekonomi, departemen tenaga kerja mengumumkan bahwa klaim pendahuluan untuk tunjangan pengangguran turun dari 363.000 menjadi 340.000 pada pekan lalu. Di tempat terpisah, angka penjualan rumah baru dilaporkan meningkat 2.3% di bulan April dibandingkan satu bulan sebelumnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar