Minggu, 23 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Review Wall Street: Performa Terburuk Indeks di 2013

Selasa, 26 Februari 2013 11:02 WIB
Dibaca 358

Monexnews - Wall Street mengawali pekan terakhir bulan Februari dengan kinerja negatif. Pada sesi perdagangan hari Senin (25/02), Dow Jones dan S&P 500 menderita penurunan harian terbesar tahun 2013 akibat dinamika politik di negara Italia.

Setelah sempat dibuka menguat, Dow Jones Industrial Average mengakhiri sesi dengan pelemahan 216 poin atau setara 1,5%dan Nasdaq kehilangan 1,4% ke level 3116.25. S&P 500 bahkan harus merosot hingga 1,8% semalam akibat terombang ambing oleh isu politik Eropa. Sesi perdagangan semalam adalah yang terburuk bagi S&P dan Dow Jones sejak tanggal 7 November 2012.

Jika dianalisa lebih lanjut, tidak ada berita riil yang memicu volatilitas dan aksi jual di penghujung sesi. Semua kabar yang muncul ke permukaan masih bersifat spekulatif dan tidak pasti. "Tidak ada berita yang spesifik, hanya mentalitas pasar yang negatif," urai Ryan Larson, Trader Saham Senior RBC Global Asset Management. Eskalasi politik di Italia memang menjadi fokus perhatian utama bagi investor, namun tidak hanya itu. Koreksi semalam dipandang wajar menyusul penguatan beruntun pasar saham sepanjang tahun ini. "Beberapa orang menggunakan alasan instabilitas politik luar negeri sebagai alasan," tambah Larson.

Skenario terburuk dari hasil pemilu Italia bagi pelaku pasar adalah keterpilihan Silvio Berlusconi sebagai perdana menteri. Presiden klub sepakbola AC Milan ini berpotensi memenangkan kursi senat meski kursi parlemen kemungkinan diborong oleh rivalnya, Pierluigi Bersani. Dominasi kubu anti-pemangkasan di senat nantinya rentan menghambat kebijakan efisiensi anggaran yang diambil oleh pemerintah.

Indikator kecemasan pasar saham Amerika yaitu CBOE market volatility index atau VIX (VIX) melonjak 32% semalam. Kenaikan tajam VIX terakhir kali terjadi pada 9 November 2011 akibat kekhawatiran besar soal krisis Eropa. Dan kali ini hal itu terulang, dengan Italia tampil sebagai pemicu lonjakan utamanya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar