Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Saham Properti Seret FTSE

Jumat, 13 Juni 2014 18:35 WIB
Dibaca 451

Monexnews - Bursa saham Inggris melemah di akhir perdagangan hari ini terseret penurunan saham properti, investor mempertimbangkan kemungkinan perubahan regulasi dan kebijakan moneter, termasuk kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga lebih cepat dari perkiraan.  

Berpidato di Mansion House, Carney mengatakan meningkatnya utang hipotek Inggris kemungkinan akan mengancam pemulihan ekonomi Inggris, dan kenaikan suku bunga kemungkinan akan terjadi lebih cepat dari perkiraan pasar saat ini. Carney juga melihat ekonomi Inggris lebih kuat, dan tingkat pengangguran turun lebih cepat dari yang diperkirakan pada tahun lalu. Namun Carney juga menegaskan pengetatan moneter dakan berjalan lambat jika suku bunga mulai dinaikkan.

Sementara itu di acara yang sama, Menteri Keuangan Inggris, George Osborne mengatakan ia akan memberikan bank sentral Inggris lebih banyak power untuk  mengurangi utang hipotek, untuk meredam risiko stabilitas finansial yang ditimbulkan oleh pasar perumahan.

Dari sektor properti, saha, Persimon PLC, Barratt Development PLC, dan Berkeley Group Holding PLC, masing-masing merosot sekitar 6%. Sementara dari sektor finansial, Lloyds Banking Group melemah 2,2%, dan HSBC Holding PLC turun 0,8%.

Indeks utama FTSE 100 saat ini turun 1,2% menjadi 6760,33. Sementara FTSE Futures saat ini diperdagangkan pada kisaran 6757,0 menjauhi level tertinggi harian 6826,0 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar