Sabtu, 27 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Sesi II, Hang Seng Masih Terjebak di Zona Merah

Selasa, 25 November 2014 13:43 WIB
Dibaca 572

Monexnews -

Hingga memasuki sesi II di perdagangan hari Selasa (25/11) indeks utama Hang Seng nampak masih tertekan di kisaran negatif lantaran aksi jual masih mewarnai bursa ini setelah pada sesi kemarin rebound hingga berakhir ditutup pada level tinggi dalam sepekan.

Aksi jual terutama mewarnai sektor perbankan dan properti termasuk sebagian sektor energi menyusul merosotnya harga minyak mentah dunia.

Di lantai bursa nampak saham China Minsheng Banking Corp. tercatat melemah 0.9%, saham Bank of China Ltd. menurun 0.8%, dan saham China Citic Bank Corp. terkikis 0.6%.

Di sektor properti nampak saham China Vanke Co. anjlok hingga 2.6%, Sunac China Holdings Ltd. tergerus 1.8%, China Resources Land Ltd. merosot 1.3%, Sino-Ocean Land Holdings Ltd. melorot 1.1%, Shimao Property Holdings Ltd. tumbang 1%, dan saham Poly Property Group Co. melemah 0.3%.

Sedangkan rally indeks Hang Seng pada sesi kemarin terutama berkat para investor menyambut baik kebijakan penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral China (People's Bank of China) yang di rilis pada hari Jumat lalu.

Pemangkasan suku bunga tersebut merupakan kebijakan untuk kali pertama sejak 2012 lalu sebagai upaya untuk mendongkrak perekonomian sekaligus untuk meredakan kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi di China.

Setelah pasar tutup hari ini, pemerintah kota Hong Kong sedianya akan merilis data ekspor-impor bulan Oktober, sementara data money supply bulan Oktober akan rilis pada hari Jumat.  Indeks utama Hang Seng tercatat melemah (-0.08%) atau (-18.30) poin pada kisaran 23873.30.
(dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar