Kamis, 25 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Sesi II, Hang Seng Tersungkur di Zona Merah

Rabu, 10 September 2014 14:28 WIB
Dibaca 508

Monexnews -

Hingga memasuki sesi II di perdagangan hari Rabu (10/9), indeks utama Hang Seng masih tersungkur di zona negatif akibat pesimisme kalangan investor terhadap prospek kelanjutan pemulihan ekonomi China menyusul data-data terbaru yang mengecewakan.

Investor cukup kecewa dan pesimis setelah PM China - Li Keqiang, saat berbicara pada forum kalangan pebisnis di timur laut kota Tianjin, mengatakan ada indikasi bahwa ekonomi China akan terus melemah.   

Pernyataan itu muncul setelah pemerintah merilis data pertumbuhan money-supply y/y China yang melambat menjadi 12.8% di bulan Agustus sekaligus merupakan level terendah dalam 5 bulan terakhir. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 13.5%

Di lantai bursa Hong Kong Sektor perbankan terkoreksi karena terseret anjloknya saham-saham perbankan di bursa Shanghai. Tercatat saham HSBC Holdings PLC melemah 0.6%.

Sedangkan di bursa Shanghai saham China Citic Bank Corp. tercatat (-2.2%), Industrial & Commercial Bank of China Ltd. (-2.1%), dan saham China Merchants Bank Co. (-1.9%).

Sektor properti juga ikut ambruk di pasar Hong Kong yang baru buka hari ini. Setidaknya saham China Resources Land Ltd. (-3.7%), Evergrande Real Estate Group Ltd. (-3.6%), dan saham China Vanke Co. (-3.1%).

Koreksi saham-saham sektor properti terjadi setelah sebuah survei melaporkan bahwa persedian hunian perumahan khususnya di kota-kota besar di wilayah Beijing dan Shanghai meningkat tajam berdasarkan kalkulasi di akhir bulan lalu.

Indeks utama Hang Seng (.HSI) tercatat tergerus hingga (-1.70%) atau tenggelam hingga (-427.04) poin pada ksiaran 24763.41.

 

 

 

(DaruWibisono)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar