Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

stock-index Stock Index

Shanghai Dan Hang Seng Cemas Stimulus Akan Dihentikan

Rabu, 15 Juli 2015 11:02 WIB
Dibaca 434

Monexnews - Indeks Shanghai Composite dan Hang Seng tetap melemah usai kejutan pertumbuhan ekonomi China yang lebih baik dari prediksi. Indeks Shanghai mengurangi keutungan 13% yang diraihnya saat rally selama tiga sesi. Masih melemahnya pasar saham China ini mencerminkan spekulasi investor bahwa pemerintah China akan menahan diri meluncurkan stimulus untuk memulihkan pasar saham yang merugi hampir 4 triliun Dollar AS sejak pertengahan bulan Juni. Seperempat perusahaan yang terdaftar dalam indeks Shanghai dan Shenzen masih membekukan perdagangannya dan menyulitkan investor yang ingin menjual sahamnya.

Buruknya laporan keuangan semester I menjadi beban perdagangan indeks Hang Seng. Saham Angang Steel turun lebih dari 4% setelah membukukan penurunan laba di enam bulan pertama tahun ini, dan proyeksi laba bersih yang akan berkurang 80% membuat saham Wichai Power anjlok 12%. Rally Sementara saham BOC Hong Kong mampu menahan penurunan Hang Seng. Saham grup perbankan Hong Kong ini naik sekitar 3% setelah mengumumkan penjualan sahamnya dengan nilai terbesar sepanjang sejarah perdagangan Hang Seng.

Setelah mengawali perdagangan dengan pelemahan 1,9%, pukul 11:00 WIB indeks Shanghai Composite menambahkan kerugiannya sebesar 2,4% di level 3830.49 disertai penurunan 0,16% indeks Hang Seng Futures di level 24969. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar