Selasa, 30 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Sinyal MIx Bursa Regional Dipengaruhi Nilai Tukar Valuta

Rabu, 23 Januari 2013 10:26 WIB
Dibaca 374

Monexnews -Di awal perdagangan pasar Asia pagi ini, bursa Jepang bergerak turun. Indeks merespon penguatan nilai tukar yen tadi malam (22/01). Sementara Aussie terkoreksi pasca rilis data inflasi kuartal empat yang meleset dari ekspektasi.

Fokus utama saat ini adalah pada mata uang regional terutama yen yang saat ini cenderung stabil jika dibandingkan dengan nilai tukar kemarin. Kemarin, BoJ mengadopsi target inflasi sebesar 2.0% dan berkomitmen untuk melanjutkan program pembelian aset. Keputusan ini sudah diprediksi pasar sebelumnya, kekhawatiran bahwa program pelonggaran tidak akan dimulai hingga tahun 2014 menjadi katalis bagi apresiasi yen. Dollar saat itu di Y88.64. Penguatan nilai tukar valuta menggerus kinerja indeks Jepang yang turun 1.0%.  Apresiasi yen juga menekan saham eksportir lokal dengan Toyota Motor -1.1%, sementara Nikon Corp. -2.2%. Saham finansial juga turut terkoreksi dengan Nomura Holdings -2.0% dan Dai-Ichi Life Insurance -3.9%. Kinerja pasar regional diuntungkan oleh performa kuat Wall Street tadi malam setelah hari Senin (21/01) pasar sempat ditutup untuk hari libur nasional. Dow Jones Industrial Average ditutup di level tinggi tahunan setelah DuPont and Travelers merilis laporan earnigs yang melampaui ekspaktasi.

Musim earnings regional akan dimulai pekan depan baik dari Korea Selatan maupun dari Jepang. Antisipasi atas laporan earnings sudah terjadi saat ini dengan beberapa saham yang mencatat penurunan, diantaranya TDK -3.4% di Tokyo setelah Nikkei melaporkan bahwa perolehan laba perusahaan diprediksi akan menurun sekitar 30% per tahun menjadi Y5 miliar untuk periode bulan Oktober hingga Desember dikarenakan minimnya permintaan untuk komponen smartphone. Kospi Korea Selatan naik 0.1%, dengan Hyundai Motor dan Samsung Electronics masing-masing naik 2.1% dan 1.0%. Sementara data pertumbuhan Korea Selatan yang dijadwalkan akan dirilis hari Kamis (24/01) diprediksi lebih baik jika dibandingkan dengan kuartal tiga. Baik indeks Hang Seng maupun Shanghai Composite bergerak flat di awal perdagangan.

S&P/ASX 200 Australia naik 0.2%, dengan BHP Billiton naik 1.2% setelah perusahaan melaporkan angka produksi kuartal paruh pertama menunjukkan pertumbuhan yang signifikan demikian juga dengan laporan penjualan. Dolar Australia melemah pasca rilis dara inflasi yang menunjukkan kenaikan 0.2% di kuartal empat tahun lalu. Aussie saat ini di A$1.0533, dibandingkan dengan $1.0562 menjelang data dirilis. 

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar