Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

stock-index Stock Index

Spekulasi Rate Hike Mereda, Wall Street Lega

Selasa, 7 April 2015 3:38 WIB
Dibaca 463

Monexnews - Wall Street ditutup menguat pada hari Senin, rebound dari penurunan pada awal sesi akibat data tenaga kerja yang mengecewakan seiring data yang buruk memicu harapan tertundanya kenaikan suku bunga. Indeks saham utama beranjak ke area positif pada awal sesi seiring data sektor jasa dan manufaktur terus mengindikasikan laju pertumbuhan yang moderat. Trader melihat minimnya sinyal pertumbuhan sebagai tanda adanya kebijakan yang dovish dari Federal Reserve. Dengan data tenaga kerja yang buruk, ekonom mendorong mundur ekspektasi kenaikan suku bunga mejadi bulan September dari bulan Juli. Indeks saham berjangka AS dibuka melemah menyusul pernyataan oleh Presiden Federal Reserve bagian New York William Dudley bahwa bank sentral akan memperhatikan sejumlah data untuk melihat apakah data bulan Maret merupakan penyimpangan atau sebuah indikator pelemahan ekonomi.

Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 117.61 poin, atau 0.66%, pada level 17,880.85, dipimpin oleh rally pada saham Microsoft dan saham Johnson and Johnson memimpin penurunan. S&P 500 ditutup menguat 13.67 poin, atau sebesar 0.66%, di kisaran 2,080.63, dipimpin oleh sektor energi. Sementara Nasdaq ditutup menguat 30.38 poin, atau sebesar 0.62%, pada level 4,917.32.

Penguatan dollar menekan laba korporat pada kuartal lalu dan diperkirakan akan terus menjadi hambatan. Analis juga memperhatikan dampak penurunan harga minyak pada earnings. Alcoa akan merilis hasil earnings kuartalan hari Rabu ini sebagai awal mula musim laporan earnings.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar