Senin, 23 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Spekulasi Stimulus Tambahan Topang Penguatan Hang Seng

Rabu, 15 April 2015 10:16 WIB
Dibaca 1133

Monexnews - Indeks Hang Seng mempertahankan penguatannya, mengabaikan sinyal perlambatan perekonomian China dalam enam tahun terakhir. Investor memprediksi indikator ekonomi China yang mengecewakan akan memaksa para pembuat kebijakan meluncurkan langkah strategis lanjutan untuk menggenjot perekonomian yang lesu.

Biro statistik China merilis rangkaian data GDP China yang turun menjadi 7% di kuartal pertama, sesuai prediksi survei Reuters. Namun data penjualan ritel, investasi aset tetap, dan produksi industri negara perekonomian terbesar kedua pada bulan April gagal memenuhi harapan pasar. Nuansa perlambatan masih mengakar dalam pemerintahan Li Keqiang walau telah meringankan aturan pembelian-rumah, dua kali memangkas suku bunga dan menurunkan giro wajib minimum perbankan dalam beberapa bulan terakhir untuk menggiatkan perekonomian.

Sektor keuangan dan energi mampu menjauhkan indeks Hang Seng dari level terendah harian. Saham Industrial & Commercial Bank of China dan saham Bank of China mewakili sektor keuangan dengan kenaikan masing-masing 3,2% dan 2,8%. Sementara sektor energi diwakili perusahaan minyak negara Cnooc (+4,4%) dan Sinopec (+3,5%).

Indeks Hang Seng pukul 10:13 WIB diperdagangkan naik 0,21% di kisaran 27620.44, sementara indeks Hang Seng Berjangka menempel didekatnya dengan penguatan 0,24% di kisaran 27638. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar